130 Relawan Bantu Bersihkan Lumpur Banjir Bumiayu
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Kamis, 26/04/2018, 10:48:01 WIB

Relawan dari berbagai unsur membantu membersihkan lumpur akibat banjir di Bumiayu (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Sebanyak 130 personel relawan dikerahkan untuk membantu membersikan lumpur akibat banjir di Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis 26 April 2018.

Ketua Rescue BPBD Brebes, Rudi Setiawan mengatakan, pembersihan lumpur dimulai pukul 08.00 WIB dengan konsentrasi pada fasilitas umum seperti masjid dan sekolah. Yakni masjid Al Hikmah Kalierang dan SD Kalierang 3 dan SD Kalierang 4.

"Diutamakan fasilitas umum, diantaran masjid dan sekolah," katanya.

Menurutnya, setelah fasilitas umum dilanjutkan pembersihan lumpur di rumah-rumah warga, jalan dan lorong-lorong untuk memudahkan akses bagi warga.

"Untuk rumah kita mendahulukan yang lumpurnya tebal," kata Rudi.

Pantauan di lokasi nampak personel gabungan dari TNI, Polisi, RAPI, Banser, Damkar, Satpol PP serta lainnya, bahu membahu membantu warga membersihkan lumpur. Nampak berbaur dengan para relawan Camat Bumiayu Urip Rosidik SIP, Kapolsek Bumiayu AKP Wawan Dwi Leksono, Kapolsek Sirampog AKP Aljihat, Kapolsek Bantarkawung Iptu Hasari dan kainnya.

Sementara itu, BPBD juga sedang menyiapkan dapur umum untuk kebutuhan konsumsi para relawan dan warga korban bencana.

Diberitakan sebelumnya, banjir melanda wilayah Kita Bumiayu akibat hujan deras, Rabu 25 April 2018. Hujan deras juga mengakibatkan arus Sungai Erang besar sehingga jembatan Kalierang yang menghubungkan Dukuh Pendawa dengan Dukuh Majapahit di Desa Kalierang putus sekira pukul 17.00 WIB.

Jembatan putus setelah opritnya ambrol tidak mampu menahan terjangan arus Sungai Erang tersebut, menyusul hujan deras yang turun di wilayah tersebut sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Selain memutuskan jembatan hujan juga mengakibatkan banjir yang merendam ratusan rumah warga di Dukuh Pendawa, Krajan 1, Krajan 2, Majapahit, Pesantren dan lainnya di Desa Kalierang. Sebuah mobil carry milik Agus Srenggono warga Krajan 2 dan sebuah sepeda motor hanyut terseret banjir.