![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Dukungan kepada pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tegal Nomor 5 yang diusung PDI Perjuangan, Herujito-Sugono (Heru-Gono) dengan jargon SREG, semakin menguat. Selain solidnya kader PDI Perjuangan, dukungan dari masyarakat berbagai elemen mengalir deras.
Konsolidasi yang dilakukan mulai dari tingkat DPC hingga ke tingkat Ranting, dan kerja mesin partai yang bergerak langsung ke masyarakat, membuat elektabilitas paslon Heru-Gono melejit bak meteor.
“Kebulatan tekad dari internal partai, sudah seratus persen solid. Tidak diragukan lagi, kader-kader militant kami mengawal Heru-Gono sampai pada titik kemenangan,” tegas Tim Kampanye Heru-Gono DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Sofyan Efendi, Kamis 22 Maret 2018 sore.
Hal senada juga ditekankan Tim Kampanye Heru-Gono lainnya, Turnya. Selain kader internal partai yang solid, pergerakan mengandeng pemilih eksternal tidak henti-hentinya dilakukan. Pada setiap konsolidari, kata dia, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, H Edy Suripno, SH,MH terus mendorong kader untuk turun langsung ke warga.
“Kami terus bergerak mensosialisasikan Program 5 Sempurna yang menjadi visi misi pasangan Heru-Gono. Kami sosialiasi door to door menjelaskan program, bukan memaksa mengajak dengan menawarkan uang. Selain kami sosialisasi program, secara tidak langsung kami memberikan pendidikan politik kepada warga,” terang Turnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Jawa Tengah, H. Edy Suripno, SH,MH yang akrab disapa Uyip, mengajak warga untuk gotong royong memenangkan Herujito-Sugono di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) Tegal pada 27 Juni 2018 mendatang.
“Heru-Gono punya program yang bagus, yaitu Program Lima Sempurna. Salah satunya program untuk melayani masyarakat, yaitu program dokter jemput pasien dan ibu yang akan melahirkan,” terang Uyip.
Dijelaskan, program dokter jemput pasien dan ibu yang akan melahirkan yang dimiliki Herujito, adalah bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Meskipun sudah ada pelayanan kesehatan seperti JPS, cuma kalau giliran akan ke rumah sakit, banyak masyarakat yang kesulitan mengurus administrasinya. Kesulitan lainnya adalah transportasi.
Tapi ketika Herujito jadi walikota, lanjut Uyip, program dokter jemput pasien akan diwujudkan. Kalau program itu sudah jalan, ketika ada orang tidak mampu sakit atau ada ibu yang akan melahirkan, tinggal telepon maka dokter akan datang ke rumah pasien.
“Maka supaya program itu bisa diwujudkan dan bisa jalan, Pak Herujito harus menang dan menjadi walikota,” tandas Uyip yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Tegal.