Korban Banjir Jadi Ajang Cari Simpati Balon Walikota
-LAPORAN NINO MOEBI
Sabtu, 10/02/2018, 05:43:47 WIB

PanturaNews (Tegal) - Warga korban banjir akibat luapan air dari Sungai Kemiri yang menggenangi wilayah Kelurahan Pesurungan Kidul dan Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jawa Tengah, menjadi ajang mencari simpati para pasangan bakal calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Tegal, Sabtu 10 Februari 2018.

Para balon saling mencari simpatik dengan cara nendatangi di beberapa titik lokasi banjir, dengan membagikan berbagai kebutuhan warga seperti nasi bungkus, mie instan, roti bahkan mambagikan uang tunai.

Pantauan PanturaNews, balon walikota dari jalur perseorangan, H Ghautsun bersama beberapa timnya terlihat membagikan 1.500 nasi bungkus, 15 dus mie instan, 1.500 roti, 10 dus botol minuman mineral dan uang tunai Rp 10 juta yang dibagikan di wilayah banjir.

Sementara paslon Habib Ali-Tanty membagikan 500 nasi kotak di Posko Pendopo Kecamatan Margadana, dan 300 nasi bungkus di wilayah Kelurahan Kalinyamat. Paslon ini juga menghibur warga dengan bernyanyi bersama.

Sedangkan bakal calon wakil walikota, H Jumadi membagikan beberapa nasi bungkus dan uang tunai Rp 25 ribu per amlplop di Posko Pendopo Kecamatan Sumurpanggang, Kota Tegal. Dan balon wakil walikota, H Wartono terlihat membagikan beberapa amplop berisi uang kepada warga yang ada di Posko Kecamatan Sumurpanggang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Yuswo Waluyo menyampaikan, dengan tergenangnya di dua kelurahan, diharapkan Polder Bayeman tidak jebol.

"Banjir kali ini merupakan air kiriman dari wilayah Kabupaten Tegal yang terjadi hujan pada Jumat 9 Februari 2018. Akibatnya, aliran sungai Kemiri meluap hingga menggenangi dua kelurahan. Genangan air yang melanda di beberapa titik seperti di Jalan Gatot Subroto Pesurungan Kidul, Kota Tegal, ketinggian air mencapai 1 meter.

 

Warga menaiki rakit untuk melitasi banjir di Kelurahan Sumurpanggang (Foto: Nino)