![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Calon Kepala Desa incumbent, HM. Sumaryo (Nomor 2) meraih suara terbanyak dengan mendulang 2.101 suara, ditempel ketat pesaingnya, Pahruri (Nomor 4) yang memperoleh 2.090 suara pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Minggu 29 Oktober 2017.
Sementara dua calon lainnya, yakni Kasmui (Nomor 1) meraih 99 suara, dan Suyono (Nomor 3) meraih 37 suara. Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkades Sidaharja sebanyak 5.913 pemilih. Suara Sah sebanyak 4327 suara dan suara Tidak Sah 809 suara, sedangkan jumlah pemilih yang hadir 5136, dan yang tidak hadir 777 pemilih.
Kemenangan HM. Sumaryo disambut histeris para pendukungnya, termasuk Anggota Komisi 9 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Dewi Aryani, MSi. Diketahui, politisi PDI Perjuangan ini adalah istri Anggota DPRD Kabupaten Tegal Fraksi PDIP, H. Hutri Agus Mardiko, SH yang tak lain adalah anak dari HM. Sumaryo.
Pelaksanaan Pilkades Sidaharja dihadiri Wakapolres Tegal, Kompol M. Purbaya, Kasat Intel Polres Tegal, AKP Bambang, Kasat Narkoba Polres Tegal, AKP Sugeng, Kasat Sabhara Polres Tegal, AKP Aris dan Camat Suradadi, Tri Gunarto.
Kecamatan Suradadi pada Pilkades Serentah di Kabupaten Tegal, terdapat tiga desa yang menggelar Pilkades. Yakni yakni Desa Sidaharja, Jatimulya dan Harjasari.
“Sidaharja ada empat calon, Jatimulya lima calon dan Harjasari empat calon,” terang Camat Suradadi, Tri Guntoro.
Pada kesempatan itu, Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr ini, mengucapkan selamat dan sukses untuk masyarakat 48 desa di Kabupaten Tegal yang telah lancar dan sukses melaksanakan Pilkades Serentak.
“Saya berharap para kades terpilih menjaga betul amanahnya dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dan bisa merangkul pendukung semua pihak yang kalah dan menang,” ucap Dewi Aryani.
Diharapkan Dewi Aryani, para kades selanjutnya melakukan pembangunan dengan sebaik-baiknya. Dalam menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD), harus sebenar-benarnya untuk kepentingan pembangunan desanya masing-masing untuk kesejahteraan rakyat.
“Pemimpin bukan penguasa. Pemimpin harus melayani masuarakatnya,” ,” tandas Dewi Aryani yang berangkat ke DPR RI dari Dapil Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes).