Bolos Sekolah, Empat Siswa SMK Terjaring Razia
-Laporan Takwo Heriyanto
Selasa, 17/10/2017, 08:05:58 WIB

Para pelajar yang terjaring razia mendapat pengarahan dari petugas Satpol PP (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Saat sedang asyik berselfie masih mengenakan seragam OSIS, empat pelajar SMK di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, langsung kocar-kacir saat petugas Satpol PP Brebes, tengah melakukan razia di sejumlah taman-taman di Kota Brebes, Selasa 17 Oktober 2017.

Selanjutnya, Satpol PP langsung mendata satu per satu nama pelajar yang terjaring razia itu, dan menanyakan alasan mereka tidak masuk sekolah.

"Mereka ini terjaring razia di tempat taman kota di dekat alun-alun saat operasi, sehingga perlu kami data nama-namanya," ujar Kasi Sumber Daya Aparatur (SDA) dan Kapasitas Satpol PP Brebes, Widodo.

Selain mendata nama masing-masing siswa, pihak Satpol PP juga menghubungi kepala sekolah dan orang tua siswa yang terjaring razia itu. "Kami yakin sekolah dan orang tuanya tidak tahu. Mereka pamit hendak ke sekolah, akan tetapi justru membolos. Padahal mereka ini sekolahnya jauh dari kota," tuturnya.

Widodo menjelaskan, razia pelajar ini digelar karena selama ini banyak keluhan dari masyarakat, banyak siswa yang membolos saat jam sekolah. Razia itu, lanjut dia, merupakan kegiatan rutin untuk membantu keberlangsungan kegiatan belajar mengajar, serta menindaklanjuti keluhan yang disampaikan masyarakat.

"Razia ini juga untuk mendeteksi kemungkinan adanya siswa sekolah yang membolos karena terlibat penyalagunaan narkoba. Dan juga kami sedang menggiatkan program Satpol PP go to School," ungkapnya.

Agar para siswa tak lagi membandel dan disiplin, usai dilakukan pendataan mereka kemudian diminta untuk diberikan punishment atau hukuman hormat dibawah tiang bendera, dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya.

Petugas pun dengan sabar memberikan arahan dan petunjuk, agar para siswa tetap bisa menghafal lagu wajib tersebut. Hampir dua jam lebih mereka berdiri dibawah tiang bendera, untuk mendapatkan arahan dari petugas Satpol PP.