PMI Beri Penghargaan Donor Darah Sukarela ke 75 dan 50
SL-SL Gaharu
Senin, 11/10/2010, 15:09:00 WIB

Ketua Umum PMI, H. Jusuf Kalla, memberikan penghargaan donor darah ke 75 kali di Gedung Wanita, Kota Surakarta. (FT: Humas PMI Jateng)

Sebanyak 630 orang menerima penghargaan Donor Darah Sukarela (DDS) dari Palang Merah Indonesia yang diserahkan oleh Ketua Umum PMI, H. Jusuf Kalla, di Gedung Wanita, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu 09 Oktober 2010. 173 orang menerima penghargaan donor 75 kali dan 457 orang 50 kali yang berasal dari Unit Transfusi Darah PMI kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Pertemuan dan penghargaan DDS menjadi agenda rutin PMI Provinsi Jawa Tengah. Hingga kini tercatat 271.782 orang sebagai pendonor darah aktif. Sesuai data tahun 2009, pemakaian darah di Rumah Sakit se Jawa Tengah sebanyak 302.535 kantong, dapat dilayani dari Pendonor Darah Sukarela 91%. Sedang yang 11 % masih harus dicukupi dari Donor Darah Pengganti/Keluarga.

Ketua Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah, H. Sasongko Tedjo, SE MM mengungkapkan berdasarkan PP Nomor 18 Tahun 1980, PMI mengemban tugas dari pemerintah untuk menyelenggarakan program Upaya Kesehatan Transfusi Darah (UKTD). ”PMI di Jawa Tengah berupaya maksimal agar mampu menyediakan darah yang aman dalam jumlah yang cukup dengan biaya terjangkau,” terang Sasongko.

Pendonor terbanyak dari unsur pelajar dan mahasiswa sebesar 35% (71.068), pegawai (PNS/swasta) 21% (65.826), petani/buruh 18% (48.731), wiraswasta 17% (41.797), TNI/Polri 7% (18.193) dan 2% (20.187) lainnya dari masyarakat umum.

Penghargaan lain yang diberikan yakni Unit PMR (Palang Merah Remaja) Madya Teladan tingkat Jawa Tengah tahun 2010. Diberikan kepada Unit PMR SMP Negeri 5 Semarang.

Selain itu, Jusuf Kalla juga meresmikan 24 bangunan TK, SD, SMP di wilayah Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten yang dibiayai oleh PMI. Secara simbolis akan diresmikan gedung Poliklinik PMI Kabupaten Boyolali dengan penandatangan prasasti. Ke 24 bangunan itu terkena dampak langsung gempa bumi yang terjadi di Jawa Tengah dan DIY pada tahun 2006 silam. (Kiriman: M Nashir Jamaludin, Staf Humas PMI Jateng)