![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Setelah tergerus curah hujan yang cukup tinggi, talud jalan utama penghubung di Desa Larangan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang baru selesai pembangunanya ambrol. Akibatnya, transportasi warga sekitar yang akan melintasi Jalan H. Ilyas itu terputus.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Larangan, Suroso, Jumat 08 Oktober 2010, mengatakan proyek perbaikan jalan desa yang merupakan jalan utama Desa Larangan Timur ini tidak dilaksanakan maksimal oleh rekanan yang menggarap proyek tersebut. Sehingga proyek jalan yang selesai belum ada dua pekan tersebut, amblas dan hingga kini belum ada kejelasan perbaikan kembali.
Proyek perbaikan jalan H. Ilyas yang dikerjakan pada Juni - Juli 2010 itu, tidak ada pihak yang mengetahui proses pengarapannya.
“Proyek senilai Rp 80 juta belum ada dua minggu sudah amblas. Dan sampai sekarang jalan tersebut belum ada perhatian dari pemerintah daerah. Saya sebagai Ketua LPM tidak pernah diberitahu apalagi dilibatkan dalam pembangunan atau perbaikan jalan tersebut,’’ keluh Suroso.
Sementara Kepala Desa (Kades) Larangan, Ida Fulaela, menuturkan pengerjaan proyek jalan Jalan H Ilyas Larangan tersebut tidak ada koordinasi dengan pihak desa sehingga tidak diketahui kapan dikerjakan, siapa yang mengerjakan, termasuk besaran anggaran yang dialokasikan.
“Selain itu, kami berharap adanya kerja sama yang baik dengan anggota dewan yang ada di Kecamatan Larangan. Kalau memang anggarannya tidak cukup, kan bisa dibicarakan dengan pihak desa sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan baik,” ujar Ida di kantornya.