Meningkat 50 Persen, Arus Mudik Lebaran Didominasi Sepeda Motor
KN-Kuntoro
Senin, 06/09/2010, 23:27:00 WIB

Kasatlantas Polres Brebes, AKP Matrius SIK.

PanturaNews (Brebes) -  Peningkatan arus mudik pada H-4 Lebaran di jalur pantai utara (Pantura) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang menggunakan sepeda motor mencapai 29.999 pengendara atau naik 50,07 persen dibanding hari sebelumnya.

Kapolres Brebes AKBP Beno Louhanapessy, SIK melalui Kasatlantas Polres Brebes, AKP Matrius SIK, Senin 06 September 2010 sore, mengatakan jumlah total kendaraan yang memasuki wilayah Jawa Tengah melalui Tol Pejagan-Kanci maupun jalur pantura dari perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat di Losari mencapai 89.909. Jumlah tersebut terdiri dari 5.715 bus Antar Kota Antar Propinsi, 5.865 kendaraan besar, 33.956 kendaraan pribadi, dan 54.373 sepeda motor.

“Peningkatan arus mudik di H-4 Lebaran masih didominasi oleh sepeda motor. Saat ini kendaraan besar yang memakai sumbu dua sudah dilarang beroperasi, kecuali yang membawa sembako, susu, BBM dan LPG,” ujar Matrius.

Matrius menerangkan, untuk kecelakaan lalu lintas belum ada kasus yang menonjol. Adanya peningkatan arus mudik tahun 2010 ini, menurut analisa karena data yang menyebutkan bahwa adanya peningkatan jumlah penduduk mencapai 4 juta jiwa, peningkatan volume kendaraan bermotor mencapai 5 juta unit dan tradisi mudik yang masih kental di masyarakat Indonesia.

Namun untuk tahun ini, beban jalur pantura cukup terbantu dengan adanya jalan tol. Namun yang masih perlu diperhatikan adalah jalur yang melewati perlintasan kereta api.

“Rata-rata jalur perlintasan kereta api akan menghentikan arus kendaraan selama kurang lebih 10 menit, sementara kereta api yang melintas dalam satu hari mencapai 19 kali. Itu cukup merepotkan pengguna jalan yang akan melintasi jalur kereta api,” tutur Matrius.

Diharapkan Matrius, Lebaran tahun ini tidak ada kecelakaan lalulintas yang menonjol. Tahun lalu (2009-red) terdapat kecelakaan yang menyebabkan 6 jiwa melayang, yaitu pada saat arus balik yang terjadi di Jalan raya Km 197+500 Semarang–Cirebon, tepatnya di Desa Tengguli, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes.