![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Bengkel tambal ban di komplek pertokoan milik Dasori (50), di jalur pantura Kota Brebes, tepatnya tepatnya di Jalan P Diponegoro, Jumat 20 Agustus 2010 pukul 01.30 WIB dini hari, dilalap jago merah. Bengkel yang juga dijadikan rumah untuk tempat tinggalnya itu ludes terbakar.
Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan. Bahkan, untuk kepentingan penyelidikan, petugas memasang garis polisi di sekeliling lokasi kejadian.
Meski insiden kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa, namun seluruh isi bagian rumah tak bisa diselamatkan, termasuk peralatan bengkel tambal ban. Akibat kebakaran tersebut, kerugian material ditaksir mencapai belasan juta rupiah.
Dilokasi kejadian, sejumlah saksi mata menuturkan, api kali pertama terlihat dari atap rumah. Awalnya, api hanya terlihat kecil, setelah itu bertambah membesar. Melihat api yang semakin membesar warga yang melihatnya langsung berusaha memadamkannya agar tidak menjalar ke rumah lain.
Kejadian itu sempat membuat arus lalu lintas di jalur pantura tersendat. Sejumlah petugas Polres Brebes yang tiba di lokasi langsung mengatur arus lalu lintas hingga tidak menimbulkan kemacetan. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 02.00, setelah dua unit mobil pemadam kebakaran Kantor Kesbangpol dan Limas Pemkab Brebes tiba di lokasi.
"Waktu itu, saya sedang duduk di pinggir jalan. Tapi, tiba-tiba melihat api keluar dari bagian atap. Api yang semula kecil itu, semakin membesar. Bahkan, baliho iklan juga ikut kebakaran," ujar Iwan (21), warga sekitar lokasi kejadian.
Dia mengaku tidak tahu persis penyebab kebakaran tersebut. "Tapi sebelum kejadian saya melihat orang gila berada di bengkel itu dan membakar sampah. Setelah api membesar, orang gila itu ternyata sudah pergi," terangnya.