Sulit Air Bersih, Penghuni Lapas Konsumsi Air Payau
JAY-Riyanto Jayeng
Kamis, 19/08/2010, 15:57:00 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Kondisi tahanan dan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tegal sangat memprihatinkan. Untuk kebutuhan air sehari-hari, mereka memanfaatkan air payau yang bersumber dari sumur setempat.

Sementara, untuk kebutuhan minum terpaksa harus didrop dari luar dengan cara membeli ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Demikian disampaikan Kepala Lapas Klas II B Tegal, Jawa Tengah, Drs Rudi CH Gill, Kamis 19 Agustus 2010.

“Kebutuhan air bersih untuk dikonsumsi sebagai air minum terpaksa membeli ke PDAM, karena air sumur di dalam Lapas sangat tidak memungkinkan untuk dikonsumsi sebagai air minum,” ujar Rudi.

Menurut Rudi, dalam sehari idealnya Lapas membutuhkan air bersih untuk minum sebanyak 1760 liter, akan tetapi saat ini hanya mampu membeli 30 jerigen besar. Untuk satu jerigen dibeli dengan harga Rp 1.500.

“Kami berharap bisa mendapatkan bantuan dan solusi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal untuk mengatasi kelangkaan air bersih yang layak konsumsi di dalam Lapas,” harap Rudi.

Menyikapi hal tersebut, Walikota Tegal, H Ikmal Jaya SE.Ak mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan PDAM. Langkah itu dimaksudkan sebagai wujud kepedulian Pemkot Tegal dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga kota.

”Selaku pemerintah yang komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan warganya, kami akan berupaya mencarikan solusi terbaik guna mengatasai kelangkaan air bersih layak konsumsi di lingkungan Lapas. Sebagai langkah awal kami akan mencoba koordinasikan dengan PDAM,” tandas Ikmal.