Dugaan Pecemaran Limbah RS, Giliran Dinkes Ambil Sampel
ZM-Zaenal Muttaqin
Selasa, 03/08/2010, 18:24:00 WIB

Petugas dari Dinkes Brebes melakukan pengambilan sampel air sumur warga yang diduga tercemar oleh limbah RS di Bumiayu (FT: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Bumiayu) - Setelah tim dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Pemkab Brebes, Jawa Tengah kemarin mengambil sampel air sumur warga di sekitar Rumah Sakit Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu, yang diduga tercemar limbah. Kini giliran petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Brebes, Selasa 03 Agustus 2010 siang, juga melakukan hal serupa.

Menurut petugas Dinkes Kabupaten Brebes, Darmo Kusumo, pihaknya hanya mendapat tugas untuk mengambil sampel air sumur warga sekitar RS Siti Aminah, setelah intansinya mendapat laporan dari KLH. "Ada delapan sumur warga yang saya ambil airnya untuk dilakukan penilitian secara biologi di Laboratorium," katanya.

Dikatakan, secara kasat mata air sumur warga di sekitar RS Siti Aminah Bumiayu masih normal, tetapi tetap dilakukan penilitian laborat untuk bisa mengetahui bakteri dan zat yang terkandung di dalamnya. "Untuk mengetahui secara pasti kandungan bakteri dan zat air sumur warga harus melalui uji laborat," ujarnya.

Sementara itu, ketua Majelis Kesejahteraan Masyarakat (MKM) Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Bumiayu, selaku lembaga memiliki RS Siti Aminah, H Suprapto mengatakan, pihaknya akan melakukan pembenahan dan perbaikan pada rumah sakitnya. "RS Siti Aminah ini merupakan salah satu amal usaha PCM Bumiayu, dan kini sedang dalam upaya pembenahan. RS ini juga masih sementara, karena kami masih mencari lokasi lain tepat dan lebih luas," katanya.

Ditambahkan, untuk Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) akan segera dibangun dan akan dikordinasikan dengan KLH. "Dengan adanya IPAL tersebut nantinya tidak ada lagi persoalan mengenai limbah dan tidak ada kekawatiran pencemaran lagi," tandas Suprapto yang juga anggota Komisi IV DPRD Brebes.