Air Sumur Warga Sekitar RS Siti Aminah, Diduga Tercemar
ZM-Zaenal Muttaqin
Senin, 02/08/2010, 19:58:00 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Bumiayu) – Sejumlah warga di sekitar RS Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu mengeluh, karena sumurnya diduga tercemar limbah sehingga tidak dapat dikonsumsi. Untuk mengatahui kebenaran itu, tim dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 02 Agustus 2010 siang, langsung turun untuk melakukan pengecekan sumur warga di sekitar Rumah Sakit Muhammadiyah Siti Aminah di Kota Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Kasi Pengendalian Dampak Lingkungan KLH Brebes, Santo yang memimpin pengecekan tersebut mengatakan, pihaknya telah mengambil sampel air sumur milik beberapa warga. Sampel air tersebut rencananya akan dibawa ke laboratorium untuk diteliti. "Kami sudah ambil sampel air sumur untuk kami uji di laborat," katanya.
Hasil uji laborat nantinya jika positif terjadi pencemaran, maka pihak RS Siti Aminah akan dikenai sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, KLH juga mendesak pihak RS Siti Aminah untuk segera membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Desakan tersebut tertuang dalam berita acara yang ditandangani oleh Direktur RS Siti Aminah, dr Ali Imron Maskuri.
Direktur RS Siti Aminah, dr Ali Imron Maskuri mengatakan, membenarkan pihaknya telah menerima komplain dari warga yang disampaikan melalui surat melaalui ketua RT setempat. Namun menurutnya, pencemaran sumur warga itu belum tentu dari limbah rumah sakit, karena pihaknya telah membuat septictank beton dan berikut resapannya. "Perlu dicek pencemaran itu dari mana, bisa jadi dari tempat lain," katanya.