![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Sebanyak 155 dusun di Kabuipaten Brebes, Jawa Tengah belum mendapatkan penerangan listrik, sehingga warga terpaksa menggunakan listrik tenaga mikrohidro dan mesin diesel. Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Brebes, Heri Fitriyansyah usai beraudensi dengan puluhan warga dusun Banjangsari Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Selasa 27 Juli 2010, di ruang komisi III DPRD.
Menurutnya, dusun yang paling banyak belum menikmati listrik adalah daerah Brebes selatan. Di Brebes tengah, seperti Kecamatan Ketanggungan dan sekitarnya terdapat 2000 KK belum bisa menikmati listrik. Sedangkan di wilayah Pantura, seperti Dusun Banjangsari, Desa Randusanga Kulon, terdapat 233 KK.
Dalam audiensi itu terungkap, jaringan listrik yang menjadi tuntutan warga sudah masuk dalam rencana anggaran tahun 2011. Bahkan, usulan itu telah masuk melalui proses Musrenbang. "Usulan secara aturan sudah memenuhi. Karena itu, kami akan memperjuangkan agar terealisasi," kata Heri Fitriyansyah.
Kabid Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Dinas Pengairan dan ESDM Pemkab Brebes, Akhman Heryanto mengatakan, selain diusahkan melalui APBD, kebutuhan jaringan listrik juga telah diupayakan ke provinsi. Dari hasil koordinasi terakhir, provinsi sudah memberikan lampu hijau.
"Sesuai perhitungan, kebutuhan anggaran untuk pemasangan jaringan listrik sekitar Rp 500 juta. Tapi diprioritaskan untuk Dusun Banjangsari, yang lainnya menyusul," kata Akhman Heryanto.