![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, H. Sururul Fuad Lc meminta kepada Pemerintah Pusat atau lembaga terkait untuk mengawasi proyek pembanguan persiapan rel kereta api (KA) ganda yang kini sedang dikerjakan di jalur ganda pantura Brebes, yakni di Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, hingga Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.
Proyek pengerjaan yang dibagi menjadi empat paket dan dikerjakan empat rekanan yang berbeda itu, salah satunya adalah PT. Intan Pelita yang mengerjakan jalur sepanjang 1.200 meter di Desa Luwungragi.
"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes maupun DPRD memang tidak mempunyai kewenangan untuk mengawasi proyek rel ganda sepanjang 3.500 meter itu. Sebab itu adalah proyek naional yang sudah diprogram pemerintah pusat. Jadi yang berhak mengawasi adalah pemerintah pusat itu sendiri atau lembaga terkait," ungkap Anggota Fraksi PKS DPRD Brebes.
Namun demikian, lembaganya akan ikut andil dalam pengawasan proyek jalur rel ganda tersebut, jika rekanan atau kontraktor yang mengerjakannya itu tidak dilengkapi dengan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).
"Dalam arti, jika rekanan tersebut mengambil bahan material pasir dan batu (sirtu) berasal dari lokal (Brebes-Red), kemudian belum memiliki Surat Ijin Penambangan Daerah (SIPD), maka kami akan menindaklanjuti permasalahan itu," jelas Sururul.
Menurutnya, proyek pembangunan persiapan rel KA ganda jika dalam pelaksanaannya tidak melihat Amdal, akan berdampak kepada kerugian masyarakat yang berada disepanjang kawasan proyek tersebut, maupun kepada keselamatan para penumpang KA yang melintasinya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, proyek yang ditargetkan selesai 13 Desember 2010 itu, diduga ada kesalahan bestek pada bahan material pasir dan batu (sirtu). Bahkan sirtu yang dikirim dari Cirebon dan Slawi, dinilai ilegal karena tidak memiliki Surat Ijin Penambangan Daerah (SIPD). Dikhawatirkan, jika material tidak sesuai, akan terjadi longsor yang mengakibatkan keselamatan kereta api yang melintas.