Dibuka, City Sanitation Summit VIII di Kota Tegal
YG-Yerry Novel & SL Gaharu
Rabu, 21/07/2010, 10:02:00 WIB

Peserta City Sanitation Summit (CSS) VIII di Kota Tegal menanam pohon diseputar Alun-alun Kota Tegal dalam rangkaian acara pembukaan. (FT: Yerry Novel)

PanturaNews (Tegal) – Pembukaan City Sanitation Summit (CSS) VIII di Kota Tegal, Jawa Tengah ditandai dengan Apel dan Karnaval peserta di pendapa Balaikota Tegal, dilanjutkan dengan penanaman pohon CSS VIII dan kampanye peduli sanitasi di Alun-alun Kota Tegal, Rabu 21 Juli 2010 mulai pukul 08.00 WIB.

CSS dihadiri 22 kepala daerah (Walikota dan Bupati) dari 13 provinsi yang tergabung dalam Asosiasi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi), sejumlah negara donor seperti Australia dan Belanda serta sejumlah pejabat Kementerian RI.

Berbagai kegiatan yang akan dilakukan diantaranya city tour dan lokakarya. Sejumlah lokasi yang akan dikunjungi saat city tour yakni pengomposan di RW 7 Tegalsari, Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) di Tegalsari, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Chilling Room di Blok J PPP Tegalsari serta Bumi Perkemahan (Buper) Kota Tegal.

Agenda lainnya di CSS adalah networking (jaringan) antara kabupaten kota yang tergabung dalam Akkopsi, sekaligus kesempatan untuk mendapat bantuan dari negara donor yang peduli terhadap pembangunan sanitasi di Indonesia.

Dalam kampanye kepedulian sanitasi, Walikota Tegal, H Ikmal Jaya mengatakan bahwa sejalan dengan program percepatan pembangunan sanitasi permukiman (PPSP), bertujuan untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan sanitasi dasar bagi masyarakat.

“Fakta menunjukkan, masih banyak masyarakat kita yang buang air di sembarang tempat, masih banyak kebiasaan membuang sampah sembarangan, masih banyak saluran air yang tersumbat akibat sampah dan tercemar limbah rumah tangga dan industri. Masih manyak juga masyarakat yang tidak melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk membiasakan cuci tangan pakai sabun,” kata Ikmal.

Melihat kondisi yang ada, menurut Ikmal, percepatan pembangunan sanitasi permukiman bisa dikatakan tidak mungkin terjadi, tanpa adanya upaya mempercepat kepedulian masyarakat akan sanitasi yang baik.

Acara dilanjutkan City Tour dan kunjungan lapangan peserta CSS VII ke Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat dan Jambore, Rabu 2010 pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.