Mengecewakan, Pelayanan Mall Diprotes Belasan Mahasiswa
YN-Yerry Novel
Senin, 12/07/2010, 17:08:00 WIB

Belasan mahasiswa yang tergabung dalam HMI dan Satma PP mendatangi management Rita Mall memprotes pelayanan yang tak maksimal. (FT: Yerry Novel)

PanturaNews (Tegal) – Pusat perbelanjaan Rita Mall Kota Tegal, Jawa Tengah, didatangi belasan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma PP), Senin 12 Juli 2010.

Para mahasiswa memprotes management Rita Mall, yang dinilai tidak maksimal memberikan pelayanan kepada pengunjung. Terbukti sejumlah sepeda motor roda dua kerap hilang saat di parkir di area parkiran mall yang berada di Jalan Kolonel Sugiono, Tegal itu.

Salah satu korban, Agung Supriatmo (22) warga Desa Jatibarang Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes mengaku saat parkir sepeda motornya Supra 125 tahun 2006 warna silver biru Nopol G 3413 JR itu, sudah melalui prosedur namun motornya tetap hilang. “Padahal saya melalui prosedur, dan karcisnya juga masih. Sedangkan motornya sudah saya kunci, tapi kenapa tetap hilang?,” keluh dia kepada sejumlah wartawan.

Kejadian tersebut, dikatakannya saat dirinya hendak belanja di Rita Mall, Senin 05 Juli 2010 pukul 17.30 WIB. Seusai belanja sekitar pukul 18.15 WIB, ia bergegas pulang. Namun setelah sampai di Basement tempat motornya diparkir, ternyata sudah lenyap. Spontan dirinya mengadu pada petugas yang kebetulan jaga disitu. Namun sayangnya, saat melapor tidak ditanggapi dengan serius.

“Ketika saya ingin menemui manager Rita Mall, kami dicegah oleh security. Mereka hanya menyarankan agar saya melaporkan ke Polsek saja. Jelas itu membuat saya kecewa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Rita Mall Tegal, Bambang Hermawan menegaskan, terkait kerusakan maupun kehilangan barang milik konsumen, itu tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, aturan tersebut sudah tertera pada karcis parkir. Untuk itu, jika konsumen merasa barangnya ada yang hilang, lebih baik melaporkan langsung saja ke pihak yang berwajib.

“Kami tidak menanggung atas kehilangan milik konsumen maupun pengunjung Rita Mall. Kami hanya memberikan pelayanan saja, terkait itu diurus sendiri. Meski begitu, kami tetap membantu mengantarkan korban untuk laporan ke Polisi,” ujarnya.

Sementara, jawaban itu ditampik tegas oleh mantan Ketua HMI Kota Tegal, Faturohman. Menurutnya, itu tidak akan menyelesaikan masalah. Terbukti, setiap ada kehilangan motor di Rita Mall, tidak pernah kembali. Dikatakannya, bisa saja salah satu petugas disini ada konspirasi dengan pihak luar.

“Jelas itu tidak adil. Sebab berulang kali kejadian serupa disini, bahkan menurut data di Polsek Tegal Barat, dalam bulan ini sudah 3 kali kehilangan sepeda motor di tempat yang sama. Kemungkinan disini ada konspirasi dengan pihak luar,” tegasnya.

Fatur menambahkan, jika dalam satu minggu tidak ada jawaban yang pasti dari pihak management Ritamall, pihaknya mengancam akan melakukan tindakan yang spektakuler di Mall tersebut. “Kami akan tunggu sampai satu minggu, jika tidak ada kelanjutan apa-apa, kami akan datang lagi,” imbuhnya.