![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) – Suwaryo (70) warga Jalan Sawo Barat Nomor 29 RT 04 RW 04 Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal Jawa Tengah, nekat bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke sumur, Kamis 01 Juli 2010 pukul 13.00 WIB. Korban bunuh diri diduga setelah ada selisih pendapat dengan menantunya, Amirudin, Senin 28 Juni 2010 sore.
“Sekitar tiga hari yang lalu, korban bertengkar dengan menantunya yang tinggal di Kemandungan. Setelah itu, menantunya langsung pulang,” kata anak korban, Susi Rohani (44) yang tinggal di sebelah rumah korban.
Dijelaskan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa, setelah Dirjo (56) warga Desa Kaladawa, RT 05 RW 01 Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, merasa curiga melihat lampu rumah korban selalu menyala. Kemudian, Dirjo yang juga menantunya korban, langsung bergegas masuk melalui pintu samping.
“Kebetulan Dirjo dating. Karena dia curiga lampu rumah korban menyala terus, langsung masuk melalui pintu samping dan menemukan korban sudah tak bernyawa di dalam sumur,” terang Susi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua RT setempat, Riyanto menambahkan, sekitar pukul 13.00 WIB, pihaknya diberi kabar oleh Dirjo, bahwa warganya ada yang meninggal dunia akibat bunuh diri. Sontak, dirinya langsung memberitahu ke Kantor Kelurahan dan ke pihak yang berwjib.
“Sehari-hari korban hidupnya sendiri setelah ditinggal istrinya sekitar 10 tahun silam. Menurut informasi yang saya dapat, korban meninggal dunia setelah bertengkar dengan menantunya sendiri,” jelas dia.