Lawan Slowakia, Belanda Turunkan Kekuatan Penuh
SL-SL Gaharu
Senin, 28/06/2010, 11:33:00 WIB

Robin Van Persie (Belanda) - Vladimir Weiss (Slowakia)

Belanda menjadi satu dari dua tim yang lolos dari penyisihan Piala Dunia 2010 dengan nilai sempurna, tapi mereka belum memperlihatkan permainan cemerlangnya. Slowakia, setelah mendepak Italia di babak penyisihan, akan bermain tanpa beban. Laga Belanda – Slowakia pada 16 Besar Piala Dunia 2010 digelar di Moses Mabhida Stadium, Durban, 28 Juni 2010 pukul 14.00 waktu setempat atau pukul 21.00 WIB.

Menghadapi Slowakia, pelatih Belanda, Bert van Marwijk dipastikan akan turun dengan kekuatan penuh, tapi Robben tetap ada duduk di bangku cadangan. Ia khawatir Robben tidak bisa bermain 90 menit. Arjen Robben masih duduk di bangku cadangan. Kamil Kopunek, pencetak gol ketiga Slowakia ke gawang Italia, menjadi starter.

Gregory van der Wiel kembali ke posisi right-back, setelah digantikan Khalid Boulahrouz dalam laga melawan Kamerun untuk menghindari kemungkinan terkena akumulasi kartu.

Di kubu Slowakia, defender Peter Pekarik tidak ingin berkomentar banyak soal persiapannya menghadapi Belanda. "Kami tak punya beban apa pun. Belanda adalah tim besar dan diunggulkan. Kami hanya akan bermain seperti ketika kami mengalahkan Italia," ujar Pekarik.

Pelatih Vladimir Weiss dipastikan tidak akan membuat perubahan di timnya. Kalau pun ada, Kamil Kopunek menjadi starter untuk menggantikan Zdeno Strba -- yang terkena akumulasi kartu.

Weiss relatif sukses mengubah skuadnya, dari sebuah tim yang bisa sekali menembak ke gawang saat dikalahkan Paraguay, menjadi kekuatan yang menumbangkan Italia. Miroslav Stoch dan Juraj Kucka masih akan menjadi starter.

Menurut Weiss, Slowakia akan bermain tanpa rasa rendah diri dan takut. Ia tidak peduli lawan yang akan dihadapinya memiliki nama besar, dan sejumlah pemain bintang. "Kami adalah pahlawan bagi publik kami. Kami harus bermain layaknya pahlawan, dengan terus menyerang dan tak kenal menyerah," ujar Weiss.

Situasi Belanda: Tidak ada yang dikhawatirkan Van Marwijk. Sang pelatih juga tidak ragu lagi menurunkan Robben sejak menit pertama. Rafael van der Vaart duduk di bangku cadangan. Gregory van der Wiel kembali ke posisinya. Khalid Boulahrouz duduk di bangku cadangan.

Prakiraan Susunan Pemain: Stekelenberg; Van der Wiel, Heitinga, Mathijsen, Van Bronkhorst; Van Bommel, De Jong; Kuyt, Sneijder, Robben; Van Persie.

Situasi Slowakia: Gelandang veteran Zdeno Strba terkena akumulasi kartu, yang membuat pelatih Vladimir Weiss kembali menurunkan putranya di posisi gelandang bertahan. Vittek sekali lagi bermain di depan. Dia berharap menambah koleksi golnya. Marek Hamsik sekali diharapkan menjadi arsitek serangan balik, karena Slowakia tidak mungkin meladeni permainan terbuka yang akan diperagakan Belanda.

Prakiraan Susunan Pemain: Mucha, Pekarik, Skrtel, Durica, Zabavnik; Weiss, Hamsik, Kucka, Stoch; Vittek, Jendrisek.

Prediksi: Belanda perlahan tapi pasti mengalami kemajuan, lewat kemenangan demi kemenangan. Slowakia cenderung tidak konsisten. Bisa tampil meledak-ledak, tapi sangat buruk saat menghadapi Paraguay, dengan hanya sekali menendang ke gawang lawan. Belanda 2-0 Slowakia. (Sumber: goal.com/fifa.com)