![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Setelah adanya rayonisasi distribusi gas elpiji 3 Kilogram (Kg), sebagian besar pemilik pangkalan maupun pengecer dimasing-masing wilayah masih disusupi oleh distributor atau agen dari luar Brebes seperti Baruna dan ASG, yakni dari Tegal dan Slawi. Bahkan agen dari Jakarta juga masuk ke wilayah Brebes.
Menyikapi hal itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes dalam hal ini Bagian Perekonomian bekerjasama dengan Satpol PP, Polres, Kejaksaan, Disperindag dan KPPT, Selasa 22 Juni 2010, melakukan inspeksi mendadak (sidak) tabung gas elpiji 3 Kg yang beredar dipasaran. Sidak dilakukan dengan tujuan untuk mengantisipasi masuknya distributor atau agen di daerah lain.
Kasubag SDA dan Energi Setda Brebes, Drs Ratim mengatakan sidak dilakukan dibeberapa tempat, diantaranya di pangkalan maupun pengecer gas elpiji di wilayah Jatibarang, Jatirokeh, Larangan dan Banjarharjo serta Bantarkawung. Dari hasil sidak tersebut, setelah adanya rayonisasi sebagian besar pemilik pangkalan maupun pengecer gas elpiji di masing-masing daerah masih disusupi oleh distributor atau agen dari luar Brebes, seperti Baruna dan ASG, yakni dari Tegal dan Slawi, bahkan agen dari Jakartapun masuk ke wilayah Brebes.
Meski begitu, menurut Ratim, kekurangan alokasi sebelum rayonisasi 1680 per hari, sekarang setelah rayonisasi hanya 560 per hari. Sementara, harga jual di pasaran masih pada tingkat kewajaran. Sebagian besar ditingkat pengecer dijual dengan harga Rp 14 ribu dan di tingkat pangkalan dijual dengan harga sesuai HET, yakni berkisar antara Rp 12.000 - Rp 12.750
"Untuk daerah Jatibarang, kekurangan pasokan tabung gas elpiji 3 Kg di ambil dari agen lain, dan kualitas rubersill atau karet pengaman pada tabung gas tidak baik. Untuk itu, pihaknya akan mengadukan persoalan tersebut ke pihak Pertamina agar kualitas karet pengaman segera diperbaikinya.
Dijelaskannya, tahun 2010 Pemkab Brebes berencana akan menambah jumlah atau kuota gas elpiji 3 Kg pada dua tahap, yakni tahap pertama akan ditambah pada bulan Juli dan Oktober mendatang sebanyak 50 persen dari jumlah LO/agen. Target awal tahun 2011 mendatang yang sebelumnya jumlah gas elpiji untuk Kabupaten Brebes sebanyak 21.182 akan menjadi 35 ribu tabung.