![]() |
|
|
PanturaNews (Bumiayu) - Pohon besar tumbang menimpa truk trailer di Jalan Raya antara Tegal-Purwokerto, tepatnya di jalur Dukuh Rancakalong, Desa Dukuhturi, Kecamtan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Jumat 18 Juni 2010 sekitar pukul 13.00 WIB. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, trailer R 1845 DA mengalami kerusakan pada bagian kabin. Arus lalulintas di jalur tersebut juga macet total selama satu jam.
Salah satu saksi mata, Jahidin (55) mengatakan, pohon Flamboyan setinggi sekitar 15 meter dengan diameter sekitar 45 centimeter itu, tumbang setelah ada angin kencang. Kondisi pohon juga telah lapuk pada bagian pangkalnya, juga tidak lagi berdaun. "Pohon sudah kering dan lapuk, begitu ada angin besar langsung tumbang," katanya.
Truk trailer naas yang tertimpa sudah sejak semalam mogok dan berada di badan jalan sebelah barat. Sementara pohon berada di sisi jalan bagian timur, sehingga ketika tumbang selain menimpa bagian depan truk juga menutup badan jalan. "Kaca pintu kanan kabin pecah dan sebagian atapnya penyok," ujar Jahidin.
Sementara itu, Ripno (38) kernet truk menuturkan, saat kejadian dia tengah istirahat di sebuah warung dan truknya yang mengangkut puluhan ton gondorukem dalam keadaan kosong tidak ada penumpang. "Saya sedang di warung dan sopir juga tidak ada," ucapnya.
Tak lama setelah kejadian, petugas dari Pos Lantas Bumiayu langsung tiba di lokasi. Dengan peralatan kapak dan golok, petugas dibantu warga melakukan pemotongan dahan dan batang pohon serta menyingkirkannya ke pinggir jalan. Selama proses penyingkiran batang pohon yang memakan waktu sekitar satu jam itu, arus lalu lintas mengalami macet total.
Kapolres Brebes, AKBP Beno Louhenapessy SIK MH, melalui Kapos Lantas Bumiayu, Aipda Sisri mengatakan, tidak korban jiwa dalam peristiwa itu. Untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya akan berkordinasi dengan pihak Bina Marga untuk membersihkan pohon-pohon yang dipinggir jalan yang membahayakan pengguna jalan. "Di sekitar itu masih ada beberapa pohon yang kering dan mulai lapuk, kami akan minta Bina Marga untuk menebangnya," katanya.