![]() |
|
|
PanturaNews (Pekalongan) – Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Pekalongan usai digelar. Pantauan Panturanews di lapangan, Rabu 16 Juni 2010 pukul 18.00 WIB, pasangan Calon Walikota Basyir Ahmad dan Wakil Walikota Alex unggul sementara, meskipun data perhitungan sementara KPUD setempat masih bersaing ketat.
Berdasarkan hasil perhitungan cepat (quick count) tim Sukses Basyir-Alex (Balek) sekitar pukul 17.30 WIB pasangan Nomor 1 ini memperoleh suara 55 persen dari jumlah suara yang masuk sekitar 80 persen, sisanya untuk pasangan Abu Almafachir - Masrof (Almas) dan Super Abdul.
Sementara berdasarkan quick count tim sukses Almas pada pukul 18.00 WIB, pasangan Nomor 2 ini memperoleh 44.263 suara atau 42 persen, sedangkan Balex memperoleh 54.911 atau 52 persen. Super Abdul hanya memperoleh 6.444 atau sekitar 6 persen.
"Saya Optimis menang, berdasarkan quick count tim Balex, kami sudah memperoleh 55 persen dari total suara yang masuk sekitar 80 persen. Kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Kota Pekalongan," ujar Calon Wawalkot, Alex yang mendampingi Basyir Ahmad pukul 18.00 WIB.
Berdasarkan perhitungan sementara versi KPUD Kota Pekalongan pukul 17.35 WIB dengan jumlah suara masul sekitar 7335 suara, pasangan Almas unggul tipis yakni 3552 suara atau 48, 425 persen atas pasangan Balex 3520 atau 47,989 persen. Super Abdul memperoleh 263 suara atau 3,586 persen dari total suara sekitar 20.092 suara atau hak pilih.
"Penghitungan suara sementara ini akan dihentikan pada pukul 22.00 WIB, dan rekapitulasi hasil penghitungan suara akan dilaksanan pada Rapat Pleno tanggal 20-22 Juni 2010 mendatang," terang sumber di KPUD Kota Pekalongan.
Berdasarkan pantauan di sekitar kantor KPUD Kota Pekalongan di Jalan Sriwijaya, petugas keamanan masih melakukan pengamanan ketat terhadap kantor tersebut. Hal itu dilakukan menyusul adanya isu yang berkembang tentang adanya salah satu pasangan calon yang tidak menerima terhadap proses pemilukada tersebut. Namun hingga pukul 18.30 WIB suasana masih kondusif dan belum ada pihak-pihak yang dikabarkan akan memprotes terhadap jalannya Pemilukada di Kota Batik itu.