![]() |
|
|
PanturaNews (Batang) – Sebuah kios ditengah kompleks Pasar Bandar terbakar. Diduga pelaku pembakaran adalah lelaki tak jelas identitasnya pada Rabu (16/12) petang. Akibatnya, kios milik Hj Amanah, warga Bandar nyaris musnah termakan api. Untungnya, kejadian diketahui dua orang penjaga keamanan Pasar Bandar. Sehingga, api yang menjilat papan kayu kios pasar berhasil di padamkan. Komisi C DPRD Kabupaten Batang, Kamis (17/12) siang kemarin meninjau ke lokasi kebakaran.
Berdasarkan informasi, malam itu terlihat pemuda berpakaian lurik dengan celana hitam keluar dari los pasar sambil marah-marah bicara sendiri. Pemuda itu berjalan keluar dari arah kios milik Hj Amanah. Sesaat kemudian, si jago merah menjilat kios milik Amanah yang ditempati oleh anaknya, Rojikin untuk berjualan sembako.
Dua orang penjaga keamanan pasar, Mono dan Wiwit sedang berkeliling mengecek kondisi pasar. Begitu melihat ada api berkobar di pojok kios, kedua penjaga keamanan itu langsung berusaha memadamkan apai sekaligus meminta bantuan warga sekitar. Keduanya sempat melihat ada pemuda yang lewat di los Pasar, namun karena berkosentrasi memadamkan api, kedua penjaga itu tak memperdulikan pemuda itu.
Begitu juga dengan penjual jamu, Asrori yang mengaku sempat melihat ada pemuda tak dikenal melintas. “Tapi saat itu saya sedang membantu memadamkan api. Jadi, tak tahu pasti apakah pemuda itu yang menyulut apai atau bukan,” terang Asrori, warga Bandar.
Sementara Kapolsek Bandar AKP Sugiyanto saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kejadian ini. “Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaranya. Apa ada unsur kesengajaan atau tidak. Anggota kami masih memeriksa saksi dan menyelidikinya. Yang jelas, api sudah membakar satu kios,” terang Kapolsek.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Batang, Suyono bersama Wakil Ketua Komisi C, H Fallas dan anggotanya mendatangi lokasi. Pihaknya meminta agar pengelola Pasar Bandar membenahi dan meningkatkan keamanan pasar. “Untungnya tak ada korban jiwa. Kalau tidak Pasar Bandar bisa ludes lagi. Kejadian ini tak boleh terulang lagi,” tegas Suyono. Sebelumnya, Pasar Bandar juga pernah terbakar hebat pada Kamis (14/5) lalu. Ratusan kios dan los Pasar Bandar saat itu ludes terbakar. Kerugian ditaksir sampai Rp 5 milyar. Sehingga kejadian kebakaran di kios milik Hj Amanah ini sempat membuat para pedagang kembali was-was.