Belum Terima Hasil UASBN, Siswa SD Lapor Polisi
YN-Yerry Novel
Senin, 14/06/2010, 17:39:00 WIB

Alif Rizki Ramadhan (12) siswa kelas 6 SD Mangkukusuman 01 Kota Tegal didampingi petugas Polresta Tegal.

PanturaNews (Tegal) – Alif Rizki Ramadhan (12) siswa kelas 6 SD Mangkukusuman 01 Kota Tegal, Jawa Tengah, hingga kini belum terima hasil Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), yang sudah diumumkan, Sabtu 12 Juni 2010 kemarin.

Orang tua Alif, Sri Rida Ningtyias saat ditemui PanturaNews di Mapolresta Tegal merasa kecewa dengan hasil UASBN, karena hingga kini anaknya belum menerima. Bahkan ia juga mendapat bocoran jika anaknya yang pernah meraih juara 1 Olimpiade mata pelajaran (Mapel) IPA se Kota Tegal tahun 2009 itu, tidak lulus. Untuk itu ia menduga, ada permainan, entah dari UPTD Tegal Timur maupun dari Dinas Pendidikan (Disdik).

“Masa sampai sekarang anak saya belum terima hasil ujian, malah sempat saya dengar, anak saya tidak lulus. Jelas itu tidak mungkin, pasti ada yang bermain,” kata Sri Rida, usai melaporkan masalah itu ke Polresta Tegal, Senin 14 Juni 2010 siang.

Menurutnya, nilai anaknya pada Mapel Matematika 10, IPA 9,25 dan Bahasa Indonesia (BI) hanya 2,2. Padahal diprediksi nilai BI 9 lebih. Karena saat mengisi jawaban, anaknya juga menulis jawaban di kertas lain. Hal itu sesuai arahan dari pihak sekolah untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

“Saat menulis jawaban tidak hanya di lembar jawaban yang asli, namun anak saya juga menulis jawaban di kertas lain. Itu memang saran dari guru untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saat pemindaian di komputer pusat,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Budi Astuti ketika dikonfirmasi mengaku sudah memanggil kepala UPTD Tegal Timur dan orang tua murid. Dikatakannya, saat ini masih dalam proses dan belum ada hasil yang maksimal.

“Kami sudah memanggil kedua belah pihak, dan kini masih kami proses,” terang Budiastuti yang terburu buru karena ada urusan di gedung DPRD.

Sedangkan Kepala UPTD Tegal Timur, Drs Mursalin saat akan dikonfirmasi, tidak di tempat. PanturaNews hanya ditemui oleh stafnya.“Bapak tidak ada ditempat sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi,” kata staffnya singkat.