Baru Ditempati, Tembok RSU Bumiayu Retak
ZM-Zaenal Muttaqin
Rabu, 26/05/2010, 17:45:00 WIB

Salah satu petugas menempel nama ruangan di salah satu ruang rawat inap saat pindahan (FT: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Bumiayu) - Ruang rawat inap Puskesmas Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Rabu 26 Mei 2010, resmi menempati bangunan baru yang rencananya akan menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) Bumiayu. Sedangkan bangunan lama akan dibangun untuk dijadikan Poliklinik dan perkantoran RSU Bumiayu. Namun sayang, meski baru ditempati ternyata plester tembok RSU Bumiayu itu  tampak retak. Diduga materialnya menggunakan pasir lokal, yang mutunya kurang bagus.

Kepala Puskesmas Bumiayu, dr Atjep Sudradjat membenarkan, bangunan RSU Bumiayu masih baru, namun pada beberapa bagian plester tembok mengalami keretakan. Kondisi itu terjadi diduga menggunakan material pasir lokal yang mutunya kurang bagus untuk bangunan. "Sepertinya menggunakan pasir lokal sehingga cepat retak," ujar Atjep.

Pengawas proyek pembangunan RSU Bumiayu, Ahmad S Nukman yang hadir saat acara pindahan, mengakui penggunaan pasir lokal untuk plesteran tembok. Namun untuk cor dan pilar beton menggunakan pasir dari Sungai Serayu yang dikenal berkualitas. "Plesteran sebagian pakai pasir lokal dan itu tidak masalah," katanya.

Sedangkan adanya plesteran yang retak-retak atau dalam istilah teknisnya disebut pecah rambut, itu bisa terjadi karena banyak faktor. "Kalau pecah rambut itu karena banyak faktor, bukan karena pasir lokal saja," ujarnya.

Sementara menurut Djalil, selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinkes Brebes, menjelaskan saat ini masih menjadi tanggung jawab rekanan dan akan segera diperbaiki. "Nanti akan diperbaiki oleh rekanan pelaksana," terangnya.

Masih menurut Djalil, untuk pembangunan RSU Bumiayu tahap dua yang meliputi pembangunan poliklinik dan perkantoran akan menelan biaya sebesar lebih dari Rp 7 Milyar. Pekerjaan akan dimulai dengan pembongkaran bangunan lama dan dialnjutkan dengan pembangunan poliklinik dan perkantoran. "Besok mulai ada pekerjaan pembongkaran dan akan dilanjutkan pembanguanan," katanya.

Dia menambahkan, secara keseluruhan pembangunan RS Bumiayu ditargetkan selesai pada tahun 2013 mendatang. Selain bangunan fisik, Pemkab Brebes juga tengah menyiapkan sarana dan prasarana lain untuk terwujudnya RSU yang representatif di Bumiayu seperti yang diharapkan oleh masyarakat. "Harapan dan desakan masyarakat Bumiayu akan segera terwujud dengan berdirinya RSU Bumiayu nantinya," tandas Djalil.