![]() |
|
|
PanturaNews (Purwokerto) - Ratusan ibu-ibu anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Dip, dan Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D, ikuti pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetad (IVA) di Rumah Sakit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa 25 April 2017 lalu.
Selain ibu-ibu yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana dan Dharma Pertiwi, pemeriksaan IVA juga diikuti peserta dari Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Koorcab Purwokerto.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana yang juga Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D, Ny. Evi Julianti Suhardi menyampaikan pemeriksaan IVA ini diikuti 188 peserta yang tergabung dalam Korps Wanita Angkatan Darat, Persit Kartika Chandra Kirana dan Dharma Pertiwi Koorcab Purwokerto Daerah D.
Menurutnya, pemeriksaan IVA merupakan program yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, khususnya bagi wanita Indonesia. Program ini merupakan program terpusat dari Ibu Negara, Iriana Joko Widodo. Diharapkan dengan kegiatan pemeriksaan IVA, agar para anggota dapat mendeteksi dini kanker servik.
"Pemeriksaan IVA ini sebagai bentuk kepedulian tentang kesehatan reproduksi wanita, khususnya para anggota Persit dan Dharma Pertiwi serta anggota Kowad Purwokerto. Tujuan untuk mendeteksi dini dan menekan serta menurunkan jumlah penderita kanker serviks," ungkapnya.
Dikatakan pula, bahwa deteksi dini dapat terus dilakukan berkesinambungan sehingga mereka dapat mengetahui diri masing-masing. Dengan begitu dapat menurunkan penderita kanker serviks, serta dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama para anggota.
Sementara itu, Konsulen Rumkit Tk-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto, Letkol Ckm dr. Puji Triharsono, Sp.OG mengatakan IVA adalah pemeriksaan serviks dengan melihat langsung serviks setelah memulas serviks dengan larutan asam asetat 3-5%. Bila setelah pulasan asam asetat 3-5% ada perubahan warna, yakni tampak bercak putih maka kemungkinan ada kelainan tahap pra kanker.
“Pap smear adalah suatu metode sel-sel yang diambil dari serviks (mulut rahim), dan kemudian pemeriksaannya menggunakan mikroskop. Perubahan sel-sel serviks yang terdeteksi secara dini, akan memungkinkan beberapa tindakan pengobatan sebelum sel-sel tersebut dapat berkembang menjadi sel-sel kanker,” terangnya.