![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Sebanyak 71 calon anggota Polri yang mendaftar di Polres Tegal Kota, Jawa Tengah, melakukan penandatanganan pakta integritas. Dari 71 calon anggota tersebut, adalah calon Akpol, Brigadir dan Tamtama. Penandatangan dilakukan di ruang Deviacita Mapolres, Senin 17 April 2017 dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota, AKBP Semmy Ronny Thabaa,SE.
Menurut Kapolres, penandatangan pakta integritas tersebut terkait dengan penerimaan anggota Polri. Tujuannya agar pelaksanaan penerimaan calon anggota bersih, transparan, akuntabel dan humanis atau betah.
”Jaga Netralitas dan Integritas serta jangan melakukan hal-hal yang menyakiti hati masyarakat dan mencederai intitusi Polisi,” tegas Kapolres.
Acara yang dihadiri para orang tua peserta, Kapolres menegaskan bahwa dalam proses seleksi penerimaan calon anggota Polri bebas dari sponsorship. Untuk itu, jangan mudah percaya dengan pihak atau oknum yang menjanjikan dapat meluluskan menjadi polisi dengan memberikan sejumlah imbalan.
“Polisi dituntut untuk profesional, modern dan terpercaya (Promoter). Maka diawali dari tahap perekrutan, sehingga nantinya dapat menghasilkan SDM dan anggota Polri yang baik dan diharapkan,” ujarnya.
Selain itu, selama dalam proses seleksi harus percaya kepada kemampuan diri masing-masing. Jangan lupa selalu berdoa dan berupaya keras, agar menghasilkan hasil yang maksimal.
Salah satu peserta calon seleksi penerimaan Akpol, Geya Surya Sendikia (18) warga Sumurpanggang, Kota Tegal mengaku kegiatan tersebut dapat memberikan rasa tenang bagi dia dan peserta lain.
“Seperti ditegaskan tadi, penerimaan ini dipastikan tidak ada kecurangan dan terbuka. Dengan demikian, dirinya akan berupaya dapat memaksimalkan kemampuannya selama tes nanti,” tutur Geya.
Selanjutnya dari 71 peserta seleksi yang telah mengikuti tahap pemeriksaan adminstrasi (Rikmin) awal, seluruh calon peserta dinyatakan lulus, dan dapat mengikuti test selanjutnya. Yakni 9 pendaftar Akpol, 47 Bintara PTU dan 9 Bintara TI serta 6 pendaftar Tamtama Polri.
Penandatangan pakta integritas sendiri dihadiri Danlanal Tegal, Kasdim 0712/Tegal bersama unsur Forkopimda atau yang mewakili serta para orang tua maupun wali calon peserta seleksi. Selain itu juga tenaga akhli dari Diknas dan Disdukcapil maupun pengawas ekternal dari usur LSM Kota Tegal.