![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Tim penilai Lomba Desa 2017 Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan penilaian ke Desa Mlayang, Kecamatan Sirampog, Senin 17 April 2017.
Ketua tim penilai, Asisten I Setda Brebes H Athoillah mengatakan, tujuan Lomba Desa adalah untuk mengetahui efektifitas tingkat perkembagan desa. Terutama kemajuan, kemandirian, berkelanjutan, pembagunan kesejahtran masyarakat dan daya saing.
"Untuk lomba desa ini hanya diikuti oleh lima desa yang telah masuk nominasi, salah satunya Desa Mlayang di Kecamatan Sirampog ini," ujarnya saat memberikan sambutan.
Menurut Athoillah, yang menjadi dasar diselenggarakannya Lomba Desa adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 18 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembagan Desa dan Keluarahan. Dalam pasal 31 Ayat 2, menyatakan peserta Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten bisa mempercepat perkembangan desa dan kelurahan yang berada di satu wilayah kabupaten.
“Kita berharap, semua desa di Kabupaten Brebes, terus berlomba-lomba dalam pembangunan dan mengajak masyarakatnya untuk berkarya dan maju," katanya.
Dikatakan, Desa Malayang saat ini masuk nominasi dan mendapat giliran pertama yang didatangi tim penilai. Sebelumnya sudah dilakukan kuisioner ke seluruh desa, hasilnya hanya lima yang masuk.
"Lima yang masuk nominasi, yaitu Desa Mlayang Kecamatan Sirampog, Desa Grinting Kecamatan Bulakamba, Desa Wangandalem Kecamatan Brebes, Desa Sengon Kecamatan Tanjung dan Desa Jagapura Kecamatan Kersana," tutur Athoillah.
Dari lima desa yang akan dilakukan penilaian tersebut nantinya akan dipilih juara 1,2 dan 3 dan akan mendapatkan hadiah. Juara 1 hadiah uang sebesar Rp 15 juta, Juara 2 sebesar Rp 13 juta dan Juara 3 sebesar Rp 10 juta.
"Selain itu untuk juara 1 nantinya akan mewakili Brebes maju di lomba desa tingkat provinsi," tandas Athoillah.
Kedatangan tim penilai Lomba Desa ke Desa Mlayang disambut meriah oleh warga setempat. Menyambut pula Camat Sirampog, Munaedi SH dan jajaran Muspika lainnya.