Disoal, Ketua Pengda Gokasi Jateng Mundur
-Laporan Takwo Heriyanto
Minggu, 16/04/2017, 11:00:25 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Goju Ryu Karate Shinbukan (Gokasi) Jawa Tengah (Jateng), Untung Rochadi secara mendadak mundur dari jabatanya tersebut. Hal itu membuat berbagai pihak mempersoalkanya.

Salah satunya dari Pengcab Gokasi Kabupaten Brebes. Mereka menilai mundurnya Ketua Pengda Gokasi Jateng itu tidak tepat karena dilakukan disaat organisasi terbelit persoalan serius, yang kini sedang ditangani Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gokasi.

"Saya sangat menyesalkan tidakan Ketua Gokasi Jateng yang mengundurkan diri ini. Kami nilai tindakan itu sebagai tindakan pengecut, karena dilakukan disaat Gokasi Jateng sedang didera persoalan serius," ujar Pembina Pengcab Gokasi Kabupaten Brebes, Wahyudin Nooraly melalu pesan singkatnya,Minggu 16 April 2017.

Wahyudin mengatakan, sebagai ketua seharusnya lebih mengutamakan menyelesaikan persoalan-persoalan yang tengah membelit organisasinya terlebih dahulu. Apalagi persoalan yang dihadapi terkait adanya mosi tidak percaya terhadap kepengurusan Pengda Gokasi Jateng tersebut, merupakan masalah seirus menyangkut organisasi.

Di sisi lain, DPP Gokasi juga sedang menangani persoalan itu dan telah melakukan langkah klafisikasi. Bahkan, dari hasil klarifikasi telah ada kesepakatan untuk menunggu hasil kerja DPP tersebut. 

Sementara Wakil Ketua Pengcab Gokasi Brebes, Agus Riyanto mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah-langkah yang ditempuh DPP Gokasi, dengan melakukan klarifikasi atas munculnya mosi tidak percaya.

Sejumlah pengurus cabang Gokasi mengajukan mosi tidak percaya kepada pengurus Gokasi Jateng, karena dinilai telah melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Dimana, dalam kepengurusan Gokasi Jateng telah tejadi dualiesme aviliansi teknik.

Yakni, shibunkan dan saigokan. Padahal sesuai AD/ART, aviliansi teknik Gokasi mengacu pada shibunkan. Selain itu, jajaran pengurus Gokasi Jateng dinilai melakukan upaya tidak mendukung kebijakan DPP Gokasi.

“Kami berharap, persoalan yang menimpa internal Gokasi Jateng itu segera diselesaikan,” pungkasnya.