Secara Mendadak, Puluhan TNI Jalani Tes Urine
KOREM-Laporan A. Dydy Prabowo
Senin, 27/03/2017, 07:03:55 WIB

Puluhan prajurit TNI dari Makorem Wijayakusuma menyerahkan urine untuk dites (Foto: Dydy)

PanturaNews (Purwokerto) - Sedikitnya 85 prajurit di Makorem 071/Wijayakusuma dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem secara mendadak menjalani tes urine, di Lapangan Apel Makorem, Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, Senin 27 Maret 2017 kemarin.

Pemeriksaan urine sebagai upaya mencegah dan mengantisipasi penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan urine bagi prajurit dan PNS ini dilakukan secara mendadak dan acak, seusai pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, melibatkan petugas medis dari Rummah Sakit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto sebagai pelaksana.

Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Suhardi menyampaikan, bahwa pemeriksaan urine ini dilakukan untuk menindaklanjuti perintah dari pimpinan TNI untuk mengantisipasi, menganulir serta mencegah peredaran, penggunaan dan penyalahgunaan narkoba oleh prajurit dan PNS baik Makorem maupun Balak Aju Kodam jajaran Korem.

"Narkoba merupakan salah satu ancaman bangsa Indonesia. Narkoba dapat merusak generasi muda bangsa, termasuk di dalamnya para prajurit dan PNS. Karenanya kita sikapi ancaman narkoba dengan mengantisipasi, menganulir serta mencegah penggunaan, penyalahgunaan dan peredaran oleh para prajurit dan PNS kita," tutur Danrem.

Diharapkan, dengan adanya tes urine untuk mencegah serta menghindari pelanggaran dan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan prajurit dan PNS, dapat mewujudkan prajurit dan PNS TNI yang bebas dan bersih dari narkoba.

"Saya tekankan lagi kepada seluruh prajurit dan PNS jajaran Korem untuk katakan tidak pada narkoba, dan jangan sekali-kali melakukan pelanggaran sekecil apapun serta hindari perbuatan negatif. Karena sekecil apapun pelanggaran yang dilakukan, pasti akan ditindak dengan tegas sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku di TNI," tegas Danrem.

Dari hasil pemeriksaan tes urine terhadap puluhan prajurit dan PNS Makorem, tidak ditemukan adanya indikasi pemakaian narkoba. Seluruh prajurit dan PNS yang di tes urine, dinyatakan negatif.