Warga Hentikan Sementara Pekerjaan Fly Over
-Laporan Zaenal Muttaqin
Senin, 13/03/2017, 04:31:13 WIB

Alat berat tidak nampak digunakan untuk aktivitas pembangunan fly over Kretek (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Pekerjaan pembangunan jalan layang atau Fly Over perlintasan Kereta Api (KA) Kretek, di jalan nasional ruas Tegal-Purwokerto,di jalur Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dihentikan sementara oleh warga.

Penghentian oleh warga terdampak proyek nasional tersebut terpaksa dilakukan, karena belum ada kepastian terkait ganti rugi lahan yang akan digunakan proyek pembangunan.

"Proyek sementara dihentikan oleh warga, sampai ada kejelasan tentang kelanjutan proses pembebasan lahan milik warga," ujar Mahbub, salah satu warga terdampak kapada PanturaNews.Com, Senin 13 Maret 2017.

Menurutnya, penghentian pengerjaan sejak Minggu 12 Maret 2017 terutama pada penggunaan alat berat. Penghentian itu dilakukan setelah sejumlah warga terdampak melakukan pertemuan di Balai Desa Taraban.

"Penghentian sementara oleh warga telah diketahui oleh Muspika Paguyangan," kata Mahbub.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh PanturaNews.Com, belum adanya kejelasan kapan dilakukan pembayaran ganti rugi lahan telah meresahkan warga. Padahal pengerjaan konstruksi fly over sudah berjalan.

“Mencermati kondisi di masyarakat dan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Minggu 12 Maret 2017 pukul 10.00, kami (Tim Lima) mengumpulkan warga untuk bermusyawarah di Kantor Desa Taraban.

Masa penghentian proyek tergantung pada hasil pertemuan warga dengan Satker Bina Marga yang rencananya akan dilakukan pada Selasa atau Rabu besok.

“Warga sudah merelakan lahannya untuk pembangunan fly over, seharusnya didukung dengan percepatan proses pembebasan dan ganti rugi. Ini (proses pembebasan lahan) sudah enam bulan berjalan tapi belum juga ada kepastian,” kata Khamlani kepada wartawan.

Sementara itu pula, pangamatan di lokasi pasa Senin 13 Maret 2017 nampak dua alat berat yang sebelumnya digunakan untuk pekerjaan pembangunan fly over nampak tak digunakan. Meski begitu beberapa pekerja nampak sibuk melakukan penyelesaian pekerjaan pilar dua (P2), hal itu dilakukan agar tidak membahayakan bagi pengguna jalan.