Bayi Sembilan Bulan Diduga Mengidap Virus HIV/AIDS
YN-Yerry Novel
Kamis, 20/05/2010, 16:07:00 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) – Bayi laki laki berusia 9 bulan diduga mengidap virus HIV/AIDS. Bayi malang itu kini masih dalam perawatan dokter spesialis RSUD Kardinah Kota Tegal, Jawa Tengah.

Menurut dr Primawati Sp KK yang menangani bayi itu, mengaku merasa aneh dengan bayi itu. Pasalnya, saat dilakukan pemeriksaan pertama hasilnya positif mengidap virus HIV/AIDS namun pada pemeriksaan kedua hasilnya negatif. Untuk itu, pihaknya belum berani mengatakan bahwa bayi itu poisitif atau negatif mengidap virus HIV. Sebab, pemeriksaan bisa mencapai empat kali.

“Kami belum berani mengatakan bayi itu mengidap virus HIV atau tidak, karena masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata dr Primawati kepada PanturaNews, Kamis 20 Mei 2010.

Dijelaskan, bayi tersebut asal Kota Tegal namun tidak memiliki ibu. Karena saat dating untuk periksa diare ke RSUD Kardinah hanya diantar oleh pamannya. Untuk itu, pihak timmedis selain memeriksa bayi tersebut, juga akan memeriksa seluruh anggota keluarganya. Sebab, dikwatirkan diantara keluarganya ada yang mengidap HIV.

“Kami belum tahu jelas alamat bayi itu, kemarin saat masuk kesini hanya diantarkan pamannya. Dan sesuai kode etik, kami akan merahasiakan nama dan alamatnya,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur RSUD Kardinah, Abdal Hakim, membenarkan hal tersebut. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, pihak rumah sakit telah mempersiapkan obat khusus pengidap virus HIV. Termasuk bantuan dari pemerintah.

“Pengidap virus HIV akan diobati dengan Anti Retro Viral (ARV) secara gratis, karena ada bantuan dari pemerintah,” paparnya.

Menurutnya, sejak Juli 2008 hingga Maret 2010 tercatat 9 orang penderita HIV/AIDS yang berhasil dideteksi di RSUD Kardinah. Tiga orang diataranya meninggal dunia dan selebihnya berhasil disembuhkan. “Diantara 3 orang yang meninggal itu, satu diantaranya bayi berusia kurang dari satu tahun,” ungkapnya.