![]() |
|
|
PanturaNews (Purbalingga) - Prajurit Wijayakusuma Korem 071/Wijayakusuma beserta warga Desa Serang dan Desa Kutabawa, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tenah, berencana mencari sumber mata air untuk kehidupan masyarakat sekitar.
Hal itu disampaikan Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Suhardi pada saat meninjau rencana pembangunan jalur pipanisasi di Desa Kutabawa dan Desa Serang Purbalingga, Kamis 9 Maret 2017, di Rest Area Desa Serang.
Dalam koordinasi dengan perangkat Desa Kutabawa dan Desa Serang, yang diikuti Dandim 0701/Banyumas dan Dandim 0702/Purbalingga, Danrem menyampaikan bahwa sebelum dilakukannya pembangunan pipanisasi, akan mengecek dan meninjau secara langsung tentang sumber mata air yang ada. Termasuk cek rute atau jalur yang akan dilewati untuk pipanisasi.
Sementara para Kepala Desa (Kades) dan perangkatnya yang ada di kedua wilayah, memberikan apresisinya atas penyampaian dan respon Danrem yang akan membantu membuka jalur pipanisasi, dan membangun saluran air untuk kehidupan masyarakatnya.
Para kades berharap agar dalam membuka dan membangun jalur pipanisasi dari mata air Pancuran 7 ke desa mereka, yakni Desa Kutabawa dan Desa Serang bekerjasama antara TNI dengan masyarakat.
Dikatakan salah satu kades, bahwa sumber mata air yang telah didapat dari mata air Gondang Pancuran 7 di Kabupaten Banyumas, akan dialirkan untuk tiga wilayah kecamatan di dua kabupaten. Ketiga kecamatan tersebut yakni Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga, dan Kecamatan Belik sertaPulosari Kabupaten Pemalang.
Diketahui, jalur pipanisasi nantinya akan dipasok ke Kabupaten Pemalang yakni Desa Cekatan, Belik dan Kecamatan Pulosari. Juga akan dipasok ke Pagenderan, Desa Gombong dan Desa Pulosari, serta Desa Kutabawa dan Desa Siwarak Kecamatan Karangreja.
Pembukaan jalur dari lokasi mata air Gondang Pancuran 7 Baturaden sejauh 17 kilomater dari Desa Bambangan, akan dilakukan prajurit-prajurit Wijayakusuma dipimpin Dandim 0702/Purbalingga, Letkol Kav Dedi Safrudin beserta anggota dan masyarakat, Sabtu - Minggu 11-12 Maret 2017 mendatang. Kemudian Selasa 14 Maret 2017, Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Suhardi direncanakan meninjau lokasi sumber mata air tersebut.