TNI dan Warga Perbaiki Tanggul Irigasi Jebol
KOREM-Laporan A. Dydy Prabowo
Jumat, 10/03/2017, 10:09:08 WIB

Prajurit TNI dan warga bahu membahu memperbaiki tanggul aliran irigasi yang jebol (Foto: Dydy)

PanturaNews (Banyumas) -  Tanggul saluran irigasi yang terletak di pinggiran jalan provinsi yakni Jalan Suparjo Rustam yang menghubungkan Purwokerto dengan Sokaraja, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, jebol akibat derasnya hujan yang mengguyur kota Purwokerto beberapa hari lalu.

Peduli terhadap bencana itu, prajurit dari Koramil-4/Sokaraja, Kodim 0701/Banyumas, melakukan Karya Bhakti bersama warga, goyong royong membuat bronjong untuk penahan arus air irigasi di Desa Sokaraja, Kamis 09 Maret 2017 kemarin.

Akibat jebolnya tanggul ruas irigasi sepanjang dua puluh meter ini, aliran air merambah ke lahan padi disekitarnya yang sudah menguning. Juga menghambat laju air ke lahan sawah di sekitar desa Kedawung dan Desa Sokaraja Kulon.

Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Suhardi pada Rabu 08 Maret 2017, melakukan pengecekan saluran irigasi yang jebol tersebut. Danrem menyampaikan agar prajurit satuan kewilayahan yang ada, segera memperbaiki ruas saluran irigasi tersebut walaupun dengan sarana dan prasarana seadanya. Hal ini untuk mengantisipasi dampak kemungkinan yang timbul, dan dapat menghambat program upaya khusus (upsus) pertanian yang sedang berjalan.

"Walaupun belum ada kepastian dari pemerintah daerah ataupun provinsi tentang hal ini, namun kita harus tetap melakukan yang terbaik untuk mendukung program pemerintah dalam upaya khusus pertanian ini. TNI harus dapat memberikan inspirasi dan inisiatif, serta  memberikan manfaat kepada masyarakat. TNI harus dapat memberikan contoh dan suri tauladan kepada masyarakat, TNI harus dapat membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat," tutur Danrem.

Danramil-04/Sokaraja, Kapten Inf Untung NA dalam menindaklanjuti penyampaian Danrem, langsung menggelar karya bhakti perbaikan ruas penahan irigasi yang jebol tersebut. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan di wilayahnya, seluruh prajurit Koramil beserta beberapa warga masyarakat sekitar Desa Kedawung dan Sokaraja Kulon, berpartisipasi bersama-sama melaksanakan perbaikan.

Dikatakan Kapten Inf Untung, proses perbaikan ruas saluran irigasi sekitar 25 hingga 30 meter, dengan cara membuat bronjong dari kandi atau karung plastik yang diisi sedimen-sedimen dari bongkahan campuran lumpur dan pasir serta batu kerikil. Usai kandi diisi kemudian diikat lalu ditimbun bertumpuk dan bersaf, sebagai penahan bantalan kandi agar aliran air dapat berjalan lancar diberi patok bambu.

Sementara itu, Suwarso (56) warga Desa Sokaraja Kulon yang memiliki lahan menyampaikan, bahwa pihaknya telah berupaya menyampaikan hal tersebut ke Desa, Kecamatan dan Kabupaten, namun hingga saat ini belum ada kepastian dan kejelasan untuk perbaikannya.

“Saluran irigasi tersebut merupakan wewenang dari pemerintah provinsi, karena berdampingan dengan badan jalan Suparjo Rustam yang merupakan ruas jalan provinsi,” terangnya.