![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) – Anggota pelindung masyarakat (Linmas) yang bertugas di pintu masuk menuju komplek Balai Kota Tegal, Jawa Tengah mengeluh. Pasalnya pintu otomatis alias portal itu rusak. Padahal, baru berusia lima bulan. Akibatnya, mereka bertugas secara gantian buka tutup palang, jika ada kendaraan yang akan masuk.
Imam (20) anggota Linmas yang saat itu mendapat giliran jaga, mengaku sudah 10 hari, pintu otomatis rusak. Baru staff dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) datang untuk mengecek kerusakan tersebut. Namun hingga kini belum ada pihak yang memperbaiki.
“Beberapa hari yang lalu, ada petugas tehnisi dari Dishubkominfo dating kesini, tetapi hanya untuk mengecek saja,” tuturnya kepada PanturaNews, Rabu 19 Mei 2010.
Kepala Dishubkominfo, Drs H Khaerul Huda, mengaku belum ada laporan yang masuk mengenai kerusakan pintu otomatis itu. Meski begitu, pihaknya akan memperbaiki secepatnya. “Belum ada laporan yang masuk, tapi dalam waktu dekat akan kami perbaiki,” janji Khaerul.
Diakui, masa pemeliharaan pintu otomatis yang dibuat bulan Desember 2009 silam itu, sudah habis. Untuk itu, pihaknya akan berusaha memperbaiki dengan anggaran dari kantor. “Anggaran untuk pintu otomatis itu diambil dari APBD tahun 2009, sekitar Rp 50 juta lebih,” imbuhnya.
Ditambahkan, dana untuk perbaikan tidak ada, sedangkan masa pemeliharaan juga sudah habis. Namun ia akan menghubungi rekanan yang dulu mendapat proyek tersebut, untuk memperbaiki. “Kami akan coba hubungi rekanannya, supaya mau memperbaiki,” pungkasnya.