![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Aksi penggalangan dana untuk korban banjir di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat Bumiayu terkumpul sebesar Rp 25.600.000 lebih. Rencananya dana yang terkumpul tersebut bersama dengan bantuan lainnya akan diserahkan langsung ke korban banjir Brebes.
"Dana yang terkumpul dari penggalangan selama dua hari akan kami serahkan ke korban banjir di Brebes," ujar korlap aksi Bumiayu Peduli Banjir Brebes, Adi Tantrinity, Minggu 19 Februari 2017.
Menurutnya, dana sebesar itu berhasil dihimpun dari masyarakat di Brebes bagian selatan. Penggalangan dana dilakukan di jalan Diponegoro kota Kecamatan Bumiayu, tepatnya di depan Pasar Induk Bumiayu.
"Masyarakat Bumiayu dan sekitarnya sangat antusias untuk memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir," ujar Adi.
Aksi galang dana untuk korban bencana banjir dilakukan oleh beberapa elemen masyarakat di Brebes baigan selatan. Diantaranya, Aliansi Masyarakat Peduli Bencanan Indoneisa (Ampibi), Beauty of Java Foundation, Dewan Kerja Ranting Pramuka Bumiayu, Forum Osis Brebes Selatan (FOBS), Bumiayu Bus Lover, Forum Komunikasi Bumiayu Entertainment (FKBE), Ibu Pertiwi'Oi', Bumiayu Community Official (BCO), Ikatan Mahasiswa Brebes Selatan (IMBS), YVCI BF Charter Bumiayu, Universitas Peradaban Bumiayu (UPB), ICI Bumiayu, Milanisti Indonesia Buiayu (MIBI), GP Ansor Bumiayu, IPNU-IPPNU, Pemuda Muhammadiyah Bumiayu, Tonjong Ijo Royo-royo, FKPPI Bumiayu, UT Bumiayu, Sanggar Suwung Bumiayu, Asmara Tagana, Relawan Gunung Slamet, Komunitas Jurnalis Bumiayu (KJB), Radio Top FM Bumiayu dan elemen masyarakat lainnya yang ada di Bumiayu.
Koorlap aksi lainnya, Jefry Arsya Robbi mengatakan, masyarakat di Brebes bagian selatan sangat kompak dan peduli. Sehingga tidak sulit untuk bersama-sama menggalang dana untuk kemanusiaan membantu warga lainnya yang terkena musibah banjir.
"Rasa kemanusiaan dan kepedulian masyarakat Bumiayu terhadap sesama cukup tinggi, sehingga dengan mudah dan cepat bersama-sama berbuat untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah," tuturnya.
Dikatakan, dana yang sudah terkumpul akan segara disalurkan langsung ke para korban banjir di Brebes. Bantuan tersebut diharapkan dapat bermanfaat dan meringankan beban penderitaan korban banjir.
"Besok Senin 20 Februari 2017 kita akan serahkan bantuan yang terkumpul ke Brebes," ujar Jefry.
Sementara itu, banjir yang telah melanda sejumlah desa di beberapa kecamatan, seperti di Kecamatan Brebes, Jatibarang, dan Wanasari, Kabupaten Brebes, kini sudah mulai surut.
Ribuan korban banjir yang sebelumnya sempat berada di posko-posko pengungsian, seperti di GOR dan Gedung DPRD Brebes, sudah tidak terlihat lagi. Mereka kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan lumpur akibat banjir yang menggenanginya.
"Tadi pagi, warga yang mengungsi di posko pengungsian DPRD Brebes ini, semuanya sudah pergi dan kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan lumpur akibat banjir," ujar salah satu relawan di Posko Pengungsian DPRD Brebes, Fatah El Zaman, Minggu 19 Februari 2017.
Meski begitu, bantuan logistik, seperti pakaian bekas layak pakai, obat-obatan, makanan dan minuman, susu serta bantuan lainnya masih menumpuk. Semua bantuan logistik dari berbagai pihak ini, akan didroping ke para korban banjir yang masih banyak membutuhkan.