Bocah Usia Tujuh Tahun Menderita Gizi Buruk
TK-Takwo Heriyanto
Senin, 17/05/2010, 18:52:00 WIB

Muhammad Kadirin (7) asal RT 09 RW 2 Desa Padakaton, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes tergolek lemas di RSUD Brebes. (FT: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Muhammad Kadirin (7) anak pertama pasangan Sartono (28) dan Ijuh Juhrotun (27) asal RT 09 RW 2 Desa Padakaton, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kondisinya sangat memprihatinkan. Ia hanya bisa terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Brebes, karena menderita gizi buruk .

Ijuh Juhrotun mengatakan, awalnya diketahui anaknya itu mengidap paru-paru sejak berusia enam tahun. Namun kondisinya bertambah memburuk, tiga bulan terakhir. "Sejak 3 bulan ini tubuhnya semakin kurus, setelah dibawa ke rumah sakit, kata dokter anak saya kena gizi buruk," terang Ijuh, Senin 17 Mei 2010 ketika ditemui di bangsal anank RSUD Brebes.

Ditambahkan, sejak kecil Nadirin makan nasi seperti yang lainnya. Hanya saja, tidak pernah minum susu selain ASI. "Memang dari kecil dia tidak minum susu. Karena untuk beli susu tidak punya duit,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, anaknya dirawat di RSUD Brebes sejak tanggal 10 Mei 2010, menggunakan fasilitas Jamkesmas. Karena suaminya, Sartono (28) hanya berprofesi penjual balon keliling yang memiliki penghasilan pas-pasan dan tidak menentu. Sehingga jarang memberikan makanan bergizi dan susu. “Suami saya hanya pedagang mainan keliling yang penghasilannya pas-pasan,” imbuh Ijuh.

Direktur RSUD Brebes melalui Kabag Pelayanan RSUD Brebes, dr Sri Niti membenarkan pihaknya tengah merawat pasien gizi buruk sejak sepekan lalu. "Yang bersangkutan sudah ditangani secara medis, yakni dengan transfusi darah dengan perawatan secara gratis," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Sri Niti, Muhammad Nadirin terkena gizi buruk akibat komplikasi penyakit seperti paru-paru, anemia dan bronchitis. "Setelah dilakukan perawatan kondisinya mulai membaik. Kini berat badannya mengalami peningkatan 1 ons, waktu masuk sini beratnya hanya 9 kilogram sekarang sudah 9,8 kilogram," tandasnya.