Prajurit Harus Adaptasi di Tempat Penugasan
KOREM-Laporan A. Dydy Prabowo
Rabu, 25/01/2017, 11:46:12 WIB

Brigjen TNI Joni Supriyanto saat cek kesiapan prajurit Yonif 405/Sk yang akan tugas di perbatasan RI (Foto: Dydy)

PanturaNews (Banyumas) - Prajurit TNI dalam melaksanakan tugas pengamanan perbatasan, agar cepat beradaptasi dengan warga setempat, guna merekrut warga untuk selalu mencintai Indonesia.

Demikian dikatakan Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Joni Supriyanto dalam arahannya kepada para prajurit Yonif 405/Sk, Selasa 24 Januari 2017 di Mako Yonif 405/Sk Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

“Dalam penugasan di wilayah perbatasan, prajurit untuk tetap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dan tetap waspada jangan sampai lengah,” tegas Kasdam.

Pada kesempatan yang sama, Kasdam menyampaikan agar setiap prajurit yang akan berangkat melaksanakan tugas di daerah operasi, agar melengkapi administrasi personelnya. Selain itu, mental dan fisik harus sudah siap melaksanakan tugas dari Negara. Prajurit agar selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Prajurit harus mengetahui prosedur tetap operasi pengamanan yang ditetapkan komando atas, mempersiapkan waktu yang ada sebelum keberangkatan untuk berdoa dan bersilaturahmi dengan orang tua, sanak keluarga untuk mohon doa restu melaksanakan tugas operasi pengamanan di wilayah perbatasan,” tutur Joni Supriyanto.

Kunjungan Kasdam IV/Dip, Brigjen TNI Joni Supriyanto dalam rangka mengecek kesiapan prajurit Yonif 405/Sk, yang akan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini di wilayah Papua.

"Penugasan yang diberikan negara adalah kehormatan dan kebanggaan. Untuk itu prajurit harus menunjukkan prestasi dan dedikasinya, disertai sikap dan perilaku positif sehingga kehadirannya dapat memberikan kontribusi mewujudkan kondusifitas di wilayah penugasan. Laksanakan tugas mulia ini dengan baik, lakukan koordinasi dengan instansi di daerah penugasan, hormati adat istiadat, laksanakan kegiatan dengan berinovasi dan kreatifitas yang dapat membantu warga setempat,” tandasnya.

Kasdam berharap, prajurit bias melakukan pengendalian diri dan cara hidup dimana berada dan bertugas, serta taati norma agama dan kehidupan masyarakat setempat. Berbaik-baiklah dengan warga dimasa prajurit berada dan ditempatkan, sekecil apapun tugas yang diberikan harus berhasil dan jangan ada pelanggaran sekecil apapun.

"Persiapkan diri kalian dengan baik dengan berlatih dan berlatih, kuasai pengetahuan  teknik dan taktik latihan mulai perorangan hingga satuan. Hal ini guna pengamanan diri dan satuan, serta kuasai pengetahuan yang telah diberikan agar hal ini agar dapat diterapkan prajurit diwilayah penugasan. Kesemuanya itu dalam rangka menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI dan meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan," pungkasnya.