![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Dalam kurun waktu empat hari ini, sudah delapan warga, dua diantaranya meninggal dunia yang menjadi korban tenggelam, baik di air dan sungai di beberapa lokasi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Pertama, pada Minggu 21 Januari 2017 lalu, perahu yang ditumpangi lima pemancing terbalik di Waduk Malahayu, Kecamatan Banjarharjo. Akibatnya, satu pemancing diantaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dua hari berselang, pada Selasa 23 Januari 2017, tiga warga Kecamatan Salem menjadi korban tenggelam di sungai Cibinong. Satu korban diantaranya meninggal dunia dan ditemukan jasadnya berjarak lebih dari 50 Kilometer (KM) di sungai Jatirokeh Kecamatan Songgom, Rabu 25 Januari sekitar pukul 13.00 WIB siang.
Terkahir, adalah dua siswa MTs Alukhori Tanjung Bayu (13) dan Salman (13) yang tenggelam di Sungai Kabuyutan, Desa Sengon, Kecamatan Tanjung. Dimana saat ini upaya pencarian koran masih dilakukan oleh tim gabungan.
Waka Polres Brebes, Kompol Mashudi mengaku, sangat prihatin dengan kejadian orang hanyut tersebut. Sebab, kejadian serupa juga sempat terjadi di Waduk Malahayu. Untuk itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di dekat sungai agar tidak mandi atau beraktifitas di sungai. Sebab, saat ini musim hujan dan sungai bisa sewaktu-waktu meluap.
"Kami masih melakukan pencarian bersama Tim SAR. Kami menghimbau agar warga yang tinggal di dekat sungai untuk berhati-hati dan menjaga keluarganya, agar tidak mandi di sungai karena rawan meluap," ungkapnya.
Ia menerangkan, jajaranya menerjunkan Pol Air lengkap dengan perahu karet dan pelampung untuk membantu pencarian serta penyisiran di lokasi kejadian.
"Mudah-mudahan dua bocah yang merupakan siswa MTS Albukhori Tanjung yang hilang tenggelam ini segera ditemukan. Kami juga sudah turunkan petugas Pol Air ke lokasi untuk membantu warga dan SAR melakukan pencarian korban," tandasnya.