Tangkap Seekor Tikus Dapat Hadiah Rp 1000
-Laporan Takwo Heriyanto
Jumat, 20/01/2017, 10:06:02 WIB

Kades Bulusari beserta jajaran Muspika Bulakamba tengah memburu tikus untuk diberantas.(Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) – Warga Desa Bulusari, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani beramai-ramai melakukan ‘gropyokan’ tikus di areal persawahan desa setempat, Jumat 20 Januari 2017.

Untuk lebih semangat dalam memberantas tikus yang kerap merusak tanam-tanaman di lahan pertaniannya, Pemerintah Desa setempat memberikannya hadiah berupa uang sebesar Rp 1000 bagi yang berhasil menangkap satu ekor tikus.

Kepala Desa Bulusari, Syaefudin Tri Rosanto mengatakan, selain melibatkan warga desanya, jajaran di pemerintahan desanya, juga beserta Muspika, seperti Kapolsek, beserta Danramil serta para anggotanya juga turut serta gropyokan tikus di lahan pertanian desanya.

Menurutnya, gropyokan tikus dilakukan menyusul banyaknya laporan warga desanya yang resah karena adanya serangan tikus terhadap tanaman padi yang baru ditanam. Tidak itu saja, tikus-tikus sawah tersebut juga menyerang areal perkebunan jagung petani.

“Kami sebagai Pemerintahan Desa Bulusari juga memberikan semangat warga dengan menghadiahi uang sebesar Rp 1 ribu untuk tiap ekor tikus yang berhasil ditangkap. Alhamdulillah, gropyokan tikus ini mendapat kurang lebih satu karung," ujarnya.

Pihaknya menghimbau agar warga tiap saat atau bahkan setiap hari untuk memberantas tikus di sawah. Disisi lain, pihaknya bersama dengan Muspika Bulakamba juga akan merencanakan untuk diadakan gropyokan tikus tiap hari Jumat.

“Untuk hari ini, baru satu areal persawahan yang kita buru tikus-tikus tersebut. Rencananya ada tiga blok areal persawahan yang akan dilakukan perburuan tikus. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini mampu meminimalisir gagal panen akibat serangan tikus,” tuturnya.

Dia menjelaskan, gropyokan tikus tersebut dilakukan juga dalam rangka pemberantasan hama terpadu yang menyerang areal persawahan petani. Di samping itu pula, tujuannya diadakan kegiatan tersebut, agar panen petani lebih maksimal.

Ketua Gapoktan Brayan Urip Sejati Desa Bulusari, Harry Purnomo menyambut baik langkah pemerintah desanya yang peduli terhadap warganya untuk melakukan gropyokan tikus di aeral persawahan petani.

“Saya selaku Ketua Gapoktan Desa Bulusari juga berharap agar kegiatan ini rutin dilakukan. Sehingga, petani akan tenang menanam bibit padi, karena sebelumnya menabur benih tersebut selalu mengalami kegagalan akibat serangan hama tikus,”tandasnya.