![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Kepada para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, untuk hati-hati dalam memutuskan suatu persoalan yang tengah dihadapi. Jangan sampai dalam menyelesaikan persoalan terjebak didalamnya.
Demikian dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Brebes, Budi Wibowo saat pengukuhan dan pelantikan Dewan Pengurus Kabupaten Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Brebes, di Pendopo Kabupaten Brebes, Selasa 20 Desember 2016 malam.
"Jangan sampai ketika menghadapi suatu persoalan, baik dilingkungan, keluarga ataupun teman, kemudian diputuskan diri sendiri, tanpa diduskusikan dengan yang lainnya, lalu kita terjebak didalamnya. Ini yang harus kita hindari," ujar Plt Bupati Brebes, Budi Wibowo yang juga menyatakan bahwa di Kabupaten Brebes akan segera terbentuk tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli).
Dalam kesempatan itu, pihaknya berharap Kabupaten Brebes kedepan akan lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya. Lebih dari itu, menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Brebes pada 15 Februari 2017 mendatang, pihaknya berharap kepda mereka untuk bersikap netral.
"Netral disini bukan berarti tidak noblos. Tapi harus melakukukan politik praktis. Namun yang tidak ngawur dan ngarang, serta tidak menguntungkan diri sendiri maupun organisasi, khususnya IKAPTK," tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap apabila terdapat persoalan maupun masukan, untuk tidak sungkan-sungkan disampaikannya. "Mumpung saya masih menjabat sebagai Plt Bupati, yang akan berakhir masa jabatannya pada H-3 sebelum Pilkada Brebes atau selama 104 hari.
Itu artinya tugas saya tidak tuntas. Selanjutnya, Bupati non aktif Idza Priyanti akan kembali menjalankan tugasnya sebagai Bupati. Aturannya dibuat memang seperti itu, sesuai undang-undang yang ada, seperti didalam Peraturan KPU," tandasnya.
Namun demikian, kepada Sekda Brebes selaku pembina para PNS, termasuk sebagai penasehat IKAPTK, diharapkan bisa membantu mereka untuk ikut serta mewujudkan Kabupaten Brebes kedepan yang lebih maju lagi.
"Kami juga sempat menyampaikan kepada Bupati non aktif Idza Priyanti bahwa para pejabat Pemkab Brebes, khususnya IKAPTK memiliki hubungan emosional dan kedisiplinan yang tinggi dalam mengemban jabatannya," katanya.
Karena itu, pihaknya meminta agar bisa diberdayakan. Sebab, jika tidak diberdayakan bisa mubazir. Mengingat, sudah disekolahkan dengan biaya dari anggaran dari daerah yang cukup besar.
"Kalau memang berkualitas, jangan pilih kasih. Tempatkan pada jabatan yang layak. Dan Alhamdulillah, Bupati Non aktif Idza Priyanti sendiri menjawab akan sangat memperhatikannya dan apabila menjadi Bupati kembali Insya Allah beliau akan mewujudkannya apa yang dicita-citakannya," tuturnya.
Adapun, dalam pelantikan dan pengukuhan Dewan Pengurus Kabupaten Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Brebes itu, sebagai Ketua, yakni Sri Teguh Pambudi yang menjabat sebagai Sekretaris DPRD Brebes.