Akan Setor Uang ke Bank, Karyawan SPBU Dibegal
JOHA-Laporan Johari
Sabtu, 17/12/2016, 12:30:30 WIB

Govar yang mengalami luka karena sabetan parang, langsung ditangani tim medis (Foto: Johari)

PanturaNews (Tegal) - Karyawan SPBU Texin, Govar (40) warga jalan Slemet, Kalibuntu, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, jadi korban penjambretan di Jalan Serayu, Kalimati, Kota Tegal. Insiden itu terjadi pada Jumat 16 Desember 2016 sekitar pukul 10.20 WIB. Akibatnya, uang Rp 90 juta yang akan disetorkan ke BCA melayang.

Govar yang akan setor uang ke ke BCA, lewat Jalan Serayu. Diduga, karyawan SPBU itu sudah dibuntuti dari tempatnya kerja. Pelakunya empat orang mengendarai sepeda motor (SPM) Supra X 125, dan SPM Yamaha Jupiter MX.

Menurut saksi mata, abdul Fatah (32), warga Tegalsari, saat itu dia dengan temannya boncengan sepeda motor melintas di Jalan Serayu dari arah barat ke timur. Nampak oleh dia, didepannya ada pengendara sepeda motor sedang dibegal oleh 2 orang yang membawa parang.

Warga yang melihat kejadian itu tidak berani menolong, karena takut dengan diancam akan disabet parang. Setelah pelaku berhasil merampas tas korbn, langsung tancap gas. Melihat kejadian itu, Abdul Fatah langsung mengejar pelaku yang menggunaka 2 SPM.

Namun sampai di Kejambon dekat RSU Kardinah, para pelaku pembegalan berpencar. Arus kendaraan saat itu sedangg padat, sehingga Abdul Falah kehilangan jejak. "Saya kejar sampai Kejambon, tapi karena arus lalulintas padat dan kedua sepeda motor berpencar, jadi saya kehilangan jejak," terang Abdul Fatah.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, saat pelaku akan merebut tas kecil yang dibawa Goval, pelaku menyabetkan parang ke bahu kiri, sehingga tas kecil berisi uang lepas dan direbut pelaku. Govar sempat menangkis sabetan parang, lalu parang kembali menyabet kaki kanan Govar yang berusaha menendang.

Karena kejadian itu, Govar mengalami luka serius di bahu kanan, tangan kiri dan paha kanan. Warga yang melihat kejadian itu, langsung melarikan Govar ke rumah sakit terdekat. Oleh tim medis, Govar langsung ditangani.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Firman Darmansyah SIK melalui Kasat Reskrim AKP Aris Munandar SH MH, membanarkan ada kajadian penjambretan di Jalan Serayu. Saat itu, anggota langsung diperintahkan untuk menutup jalur masuk Kota Tegal.

"Aggota sudah kami perintahkan untuk mengejar dan menutup pintu masuk ke Kota Tegal," tegas Kasat.