![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Diduga hanyut terbawa arus, wisatawan di obyek wisata (OW) Ranto Canyon, Desa Winduasri, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dilaporkan hilang. Informasi yang diperoleh, korban bernama Lina, warga Desa Temukerep Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Peristiwa bermula ketika korban bersama teman-temannya melakukan wisata susur sungai pada Minggu sore 27 November 2016.
Tiba-tiba, korban yang tengah melakukan susur sungai di caleh Canyon bersama temannya yang berjumlah sekitar delapan orang dihantam arus sungai yang deras. Teman-temannya berhasil menyelematkan diri. Namun, korban tidak bisa, dan terbawa arus sungai deras.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, Eko Andalas mengatakan, pihaknya bersama SAR dan Basarnas Pos Cilacap terus melakukan upaya pencarian terhadap korban.
"Kami masih melakukan pencarian. Korban belum diketahui. Doakan saja cepat ketemu," katanya.
Upaya pencaraian telah dilakukan sejak Minggu malam oleh SAR Brebes. Sementara satu regu Basarnas Pos SAR Cilacap berikut peralatan lengkap yang tida lokasi kejadian pada pada Senin 28 November 2016 pagi juga langsung membantu melakukan pencarian korban.
BPBD Brebes sudah membuka posko evakuasi di Obyek Wisata Ranto Canyon. Posisi korban juga hingga saat ini belum diketahui.
Perlu diketahui, Ranto Canyon merupakan sebuah obyek wisata di Desa Winduasri, Kecamatan Salem, yang mirip dengan Green Canyon di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Kegiatan wisatawan yang bisa dilakukan di Ranto Canyon, antara lain berenang, menyelam di antara tebing dan arung jeram dengan panjang lintasan sekitar 750 meter.