1.249 Polisi Disiagakan di Perbatasan Jateng-Jabar
-Laporan Takwo Heriyanto
Senin, 28/11/2016, 05:39:30 WIB

Kapolres Brebes memeriksa pasukan yang akan ditugaskan di perbatasan saat gelar apel (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Ribuan personil keamanan dari Polres Brebes, Jawa Tengah, akan disiagakan di titik-titik masuk dan keluar perbatasan Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Barat (Jabar). Itu dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan massa, yang rencana akan ikut berunjuk rasa dalam aksi Bela Islam III di Jakarta 2 Desember 2016 mendatang.

Hal itu ditegaskan Kapolres Brebes, AKBP Luthfie Sulistiawan, usai Apel gelar pasukan pengamanan gabungan yang dikemas dalam "Apel Konsolidasi dalam Rangka Mengawal Kebhinekaan", di lapangan Stadion Karangbirahi Brebes, Senin 28 November 2016.

Dalam apel gabungan itu diikuti oleh 4 Polres yaitu Polres Brebes, Polres Tegal Kota, Polres Tegal dan Polres Pemalang. Selain itu, dari pasukan dari TNI, Dishubkominfo, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta BKO Brimob Polda Jateng, juga hadir dalam apel gabungan tersebut.

Kapolres Brebes, AKBP Luthfie Sulistiawan, mengatakan ada sebanyak 1.249 personil di jajaran kepolisiannya yang akan disiagakan untuk mengantisipasi pergerakan masa yang rencana akan berunjuk rasa dalam aksi Bela Islam III di Jakarta 2 Desember 2016 mendatang.

Kegiatan ini sebagai upaya untuk pencegahan dan penyekatan terhadap kelompok massa yang akan bergabung dengan masa lainya di Jakarta, untuk berunjuk rasa dan malakukan orasi terkait dengan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Cahaya Purnama.

Disampaikan oleh Luthfie, bahwa Pimpinan Polri sebelumnya telah mengeluarkan maklumat tentang larangan kepada kelompok massa untuk berangkat dan bergabung ke Jakarta. Namun indikasi pergerakan itu dimungkinkan masih tetap akan terjadi.

"Oleh karena itu, kami akan melakukan tindakan tegas dan profesional dengan cara razia dan penyekatan di wilayah Kabupaten Brebes sebagai perbatasan terakhir Jateng dan Jabar," tuturnya.

Sementara itu, sebagai upaya pencegahan pihaknya juga telah melakukan pendekatan-pendekatan kepada para tokoh agama dan tokoh kelompok Ormas melalui ajakan, dialog dan komunikasi yang intensif baik melalui Silaturahmi, Mujahadah maupun menggelar Istighosah dengan maksud untuk mencegah massa dari Jateng bergabung dalam kegiatan unjuk rasa di Jakarta.

"Silahkan melakukan aksinya di wilayah kota atau kabupaten masing-masing," lanjut Luthfie.

Namun demikian, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi, dikarenakan masih terpantau adanya pihak-pihak yang msih berkeinginan ke Jakarta untuk berunjuk rasa 2 Desember mendatang.

“Seluruh jajaran Polres di Jateng akan melakukan hal yang sama, termasuk juga Polres Brebes yang akan mensiagakan sedikitnya 1.249 personil guna mengantisipasi pergerakan masa ke Jakarta yang akan ditempatkan di titik-titik masuk dan keluar perbatasan Jateng dan Jabar,” pungkas Luthfie didampingi Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono.