Akbar Berjaya di Grand Final Grasstrack Indonesia
-Laporan Takwo Heriyanto
Minggu, 27/11/2016, 10:33:15 WIB

Para croser saat beraksi di Grand Final GTX Gasstrack Indonesia di Sirkuit Parin Brebes (Foto: Dok/Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Ajang Grand Final GTX Gasstrack Indonesia memperebutkan Bupati Brebes Cup VIII Tahun 2016, di Sirkuit Pantai Randusangan Indah (Parin) Brebes, Minggu 27 November 2016, berjalan dengan seru.

Ratusan croser dari berbagai daerah yang beradu kecepatan di ajang Grand Final GTX Gasstrack Indonesia, adu nyali di Sirkuit Pantai Randusangan Indah Brebes yang baru dibangun tersebut.

Selain croser lokal dari wilayah Jawa Tegah, sejumlah croser nasional juga ambil bagian di kejuaraan ini. Belasan kelas diperlombakan dalam ajang tingkat nasional tersebut. Di antaranya, kelas bebek modifikasi 4 tak junior 110 cc, bebek modifikasi 4 tak junior 125 cc, bebek modifikasi 4 tak senior 110 cc dan bebek modifikasi 4 tak senior 125 cc.

Kemudian, kelas bebek standar pemula, metik open, OMR KLX open, SSA Pemula, SSA Junior. Selain itu diperlombakan juga kelas kelas Spesial Engine 65 cc open dan mini moto usia 12 tahun open.

Persaingan ketat terjadi di kelas bebas standar open moto kedua, dimana sejumlah croser nasional juga turun di kelas tersebut. Akbar Taufan, croser dari Kendal, Jawa Tengah mampu berjaya di kelas itu.

Sejak bendera start dikibarkan, Akbar Topan mampu memimpin di garis terdepan. Ia ditempel ketat pesaingnya Sandi Irawan asal Jawa Barat. Sementara di kelas bebek modifikasi 4 tak senior 125 cc juga terjadi persaingan sengit. Namun Edi Aryanto asal Jawa Tengah berhasil merebut juara, disusul Akbar Taufan, Rizky HK yang juga asal Jawa Tengah.

Sedangkan untuk kelas sport dan trail senior, croser Savona Oki dari Jawa Timur berhasil sebagai yang tercepat, disusul Edy Aryanto dan Rizki HK dari Jawa Tengah.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jateng, Darisman mengatakan, sirkuti Pantai Randusangan Indah itu sudah sangat layak untuk ajang kejuaraan motorcros. Apalagi, sirkuti itu tidak hanya dipakai sekali, tetapi akan rutin digunakan setiap tahun dalam kejuaraan tingkat nasional.

"Dari sejumlah sirkuit motorcros di Jateng, Sirkuit Pantai Randusangan ini kami nilai paling baik. Dengan panjang lintasan 1,3 kilometer dan rintangan yang ada, sirkuit ini sudah sangat layak serta memenuhi standar. Kedepan, kami akan mengusulkan sirkuit ini agar menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat nasional yang lain," ungkapnya.

Sekda Pemkab Brebes, Emastoni Ezam mengatakan, ajang grasstrack nasional itu digelar di sirkuit baru yang dimiliki Brebes, dan mendapat antusias dari warga sebagai sebuah olahraga yang menghibur.

Namun demikian, dari hasil masukan Ikatan Motor Indonesai (IMI) Jateng, masih ada beberapa kekurangan yang harus dipenuhi. Akan tetapi, sirkuit sudah dinyatakan layak untuk tempat digelarnya kejuaraan tingkat nasional.

"Sirkuit ini memang baru, dan belum sepenuhnya jadi. Sehingga, sejumlah kekurangan akan segera dipenuhi. Namun kami merasa bangga atas keberadaan sirkuti ini, karena dinilai sebagai sirkuti yang bertaraf internasional," tandasnya usai pembukaan kejuaraan.