![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Kurun waktu tiga bulan terakhir angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah Kota Tegal, Jawa Tengah mengalami penurunan hingga 5 persen. Hal itu dikatakan Kapolres Tegal Kota, AKBP Firman Darmansyah SIK melalui Kasat Lantas, AKP Aris Arianto SH disela-sela donor darah HUT Satlantas ke-61 di Mapolres Tegal Kota.
Menurutnya, selain kesadaran pengendara juga ada beberapa papan peringatan serta slogan-slogan untuk mengingatkan pengemudi untuk berhati-hati yang dipasang di sepanjang jalan Pantura Kota Tegal.
Selain itu, Satlantas telah melakukan sejumlah langkah diantarnya memindahkan titik black spot dari wilayah Martoloyo ke wilayah Krandon.
“Jadi sekarang black spot kami pindahkan dari Martoloyo ke Krandon. Dan dalam waktu dekat akan dibuatkan traffic kejut, baik di sebelah utara maupun selatan jalan. Untuk pelaksanaannya kami akan koordinasi dengan Dishub Kota Tegal,” kata Kasat Lantas.
Melalui pos tersebut akan dilakukan pemantauan arus lalu lintas yang memasuki wilayah Kota Tegal. Nantinya akan dipadukan dengan pos di perempatan Maya.
"Alasan pemindahan karena titik lelah sekarang berada di Krandon setelah dibukanya Brexit di Brebes,” ujarnya.
Diharapkan, ketika memasuki Kota Tegal situasinya aman. Selain itu akan dibangunnya monumen Laka Lantas berupa mobil rusak korban kecelakaan, hal itu untuk menyadarkan pengendara.
"Monumen Laka Lantas ini nanti berupa mobil rusak dan imbauan. Diharapkan masyarakat pengguna jalan akan memperhatikannya," tegasnya.
Terkait pembangunannya akan menggandeng Dinas Perhubungan sekalian pembuatan lima titik kejut baik dari arah Brebes maupun sebaliknya.