![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) – Bertekad ingin membela kaum petani, Handoko (38) rela bersepeda dari kampung halamannya, Desa Jinggutan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menuju Jakarta. Handoko yang juga anggota Karang Taruna ‘Muda Tama’ di desanya, bertujuan ingin menyampaikan aspirasi mengenai kesejahteraan petani kepada Menteri Pertanian, Suswono.
“Saya akan menemui Pak Menteri, ingin menyampaikan kenapa hukum petani terlalu minim,” kata Handoko saat baru tiba di kediaman Ketua Karang Taruna Kota Tegal, Carimun, warga Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, Jumat 08 Mei 2010 pukul 23.15 WIB.
Dikatakan Handoko, selama ini Undang Undang (UU) untuk petani belum maksimal. Untuk itu bapak dari siswi kelas 1 SD itu, teguh melakukan niatnya menempuh perjalanan Jepara–Jakarta dengan menggunakan sepeda ontel. “UU hak tanah, penggunaan air, pupuk, subsidi gagal panen, dan hak akan memperoleh harga jual yang adil hasil produksinya belum ada,” terang buruh tani itu.
Dijelaskannya, pemberangkatan dari Jepara dilepas secara sederhana oleh Ketua Karang Taruna beserta anggota lainnya, Sabtu 01 Mei 2010 pukul 10.00 WIB. Dan diperkirakan sampai Jakarta sekitar tanggal 16 Mei 2010.
“Saat berangkat, keluarga saya keberatan. Tapi karena saya membawa misi sosial, saya tetap nekat. Selain uang sedikit dan sepeda ontel, perbekalan saya hanya baju tiga stel, ban serep, peralatan sepeda, bendera karang taruna dan bendera merah putih,” ujarnya.
Handoko yang memiliki cita-cita ingin menemui Menteri Pertanian sekitar 2 tahun silam, mempunyai prinsip semua usaha tidak akan sia sia. Untuk itu, ia pun rela kehujanan, kepanasan, kelaparan dan kehausan.
“Saya tidak membawa uang saku yang berlebihan, bahkan saya juga tidak punya hp, karena saya tidak bisa menggunakan. Hanya saja, setiap kota, saya akan singgah ke ketua karang taruna setempat,” tuturnya lugu.