Kader Gerindra For Idza Priyanti Hadiri Deklarasi
-Laporan Takwo Heriyanto
Rabu, 21/09/2016, 10:39:15 WIB

Puluhan orang dengan memakai kaos putih bertuliskan "Gerindra For Idza" hadiri deklarasi Idza-Narjo (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Ada perbedaan pandangan saat pendeklarisan Idza Priyanti dan Narjo sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung oleh PDIP dan enam partai politik dan satu partai pendukung.

Sebagaima diketahui enam partai pengusung Idza-Narjo yakni PDIP, PKB, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PPP, dan Partai Hanura. Sedangkan partai pendukung adalah NasDem.

Perbedaan pandangan yang dimaksud, adalah hadirnya puluhan kader Partai Gerindra di tengah-tengah acara deklarasi Idza-Narjo sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Brees 2017 mendatang, yakni dengan mengenakan kaos putih bertuliskan "Gerindra For Idza".

Padahal berdasarkan kabar yang beredar, bahwa Partai Gerindra mengusung kandidatnya sendiri bersama PKS pada ajang pesta demokrasi rakyat tersebut. Diperoleh sumber, bahwa PKS mengusung mantan Menteri Pertanian, Suswono sebagai calon bupati dan Partai Gerindra mengusung Ketua DPC Gerindra, Ahmad Mustaqim sebagai calon wakil bupati.

Pasangan yang hanya berkoaliasi dengan dua parpol itu, renananya akan dideklarasikana pada Jumat 21 September 2016 mendatang. Yakni hari ketiga atau terakhir masa pendaftaran pasangan bakal calon bupati dan wakil upati oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes.

Ketua PAC Partai Gerindra Bantarkawung, salah satu dari kader Gerindra yang hadir dalam deklarasi Idza-Narjo, Moch Witno mengatakan secara pribadi pihaknya terang-terangan memberikan dukungan kepada Idza-Narjo.

"Ini secara pribadi ya. Kami sebenarnya bersama teman-teman PAC lainnya yang ada di Kecamatan Brebes, bingung ini arahnya mau kemana sementara saat ini KPU sudah mulai buka pendaftaran pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati," ujar Witno.

Padahal kata dia, pada Pilkada Brebes sebelumnya hubungan partainya dengan pasangan Idza-Narjo hingga saat ini dinilai tidak ada masalah. "Saya katakan sekali lagi dukungan kepada Idza-Narjo adalah pribadi, bukan atas nama partai. Kalau partai kami tetap akan mendukung penuh kepada Prabowo sebagai calon Presiden," tegasnya.

"Kami juga akan menyurati DPP Partai Gerindra mengenai persoalan ini. Kalaupun kami nanti ternyata diberikan sanksi pemecatan, ya dengan segala resiko kami siap menerimanya," sambungnya.

Menurutnya, alasan dirinya mendukung Idza-Narjo karena kepemimpinanya menjadi Bupati dan WakilBupati Brebes selama ini, dinilai sangat bagus dibanding dengan pemimpin sebelumnya. Terutama dalam perbaikan infrastruktur jalan-jalan desa.

"Ya, ini memang fakta kok. Kinerja Idza-Narjo selama ini juga cukup bagus kepada masyarakat," tandasnya.