Idza dan Santri Shalawat Nariyahan Bersama
-Laporan Takwo Heriyanto
Senin, 19/09/2016, 09:58:05 WIB

Bupati Brebes dalam pembacaan shalawat nariyah bersama ratusan santri Ponpes Assalafiyah (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti ikut serta dalam pembacaan shalawat nariyah bersama tujuh ratusan santri Pondok Pesantren Assalafiyah Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kemarin malam.

Kegiatan nariyahan ini merupakan ikhtiar, untuk memohonkan keselamatan dan keberkahan bangsa Indonesia dan daerah Kabupaten Brebes khususnya.

Bupati yang hadir bersama suami, Ketua PCNU Brebes, Athoilah Syatori dan sejumlah pejabat daerah tersebut, terlihat khusyu mengikuti lantunan kalimat toyibah dan nariyahan, dipimpin pengasuh Ponpes Assalafiyah, KH Subkhan Ma'mun. Suasana menjadi penuh keteduhan dan kedamaian seiring dengan lantunan doa keselamatan. 

"Alhamdulillah dengan membaca shalawat nariyahan ini saya kira sangat bagus memberi harapan dan optimisme kepada kita, segala kesulitan dalam kehidupan sehari-hari juga bisa diberi kemudahan," kata bupati usai kegiatan.

Dia berharap dengan doa para kiai, ulama dan santri ini juga bisa mendatangkan rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT sehingga bisa memberi keselamatan bagi Kabupaten Brebes dan bangsa Indonesia.

"Apalagi kita akan menyongsong pilkada, semoga diberi kelancaran dan kondusivitas daerah. Sehingga Kabupaten Brebes bisa lebih maju dan sejahtera lagi, bangsa Indonesia juga bisa diberi kemudahan dari segala kesulitan yang ada," katanya.

Sementara KH Subkhan Makmun mengatakan, membaca shalawat nariyah adalah tradisi NU yang bertujuan untuk memohonkan keselamatan dan kemudahan. Dalam hal ini, memohon keselamatan bangsa Indonesia, karena Indonesia ini sangat makmur dan banyak pihak yang iri dengan Indonesia sehingga ingin menguasainya. Dengan nariyah, mendoakan bangsa yang damai serta penuh dengan kesejukan, kesejahteraan, dan menuju pada masyarakat yang terus dalam kasih sayangnya Allah SWT.

"Fadhilah nariyah itu sangat banyak, diantaranya menolak fitnah, mendekatkan rizki, menyejukan lingkungan, menolak bala dan sebagainya. Intinya adalah doa, kita bertawasul kepada baginda Nabi agar Allah memberi keselamatan kepada kita semua. Sebenarnya setiap hari pun kita dianjurkan dan sudah berlangsung membaca nariyah," ujar Syuriah PBNU tersebut.

Panitia pelaksana, Nasirul Umam ST kegiatan Nariyahan Nusantara ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia yang digagas PBNU dan PKB dalam rangka menyambut hari Santri sekaligus memohonkan kemudahan dan keselamatan terhadap bangsa Indonesia.

Untuk di wilayah Brebes sendiri, kegiatan sejenis serentak dilaksanakan pada pondok-pondok pesantren maupun pengajian-pengajian warga NU. Selain itu salawat juga bukti sebuah kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW. Maka semakin banyak bersholawat kepada Nabi, juga amal dan pahala terus mengalir.

"Untuk di ponpes Assalafiyah ini dibacakan 4444 kali shalawat nariyah, oleh sekita 700 santri dan masyarakat. Dengan kita selalu bersalawat dan meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT," ungkapnya.