Indra: Rekomendasi Idza-Narjo Belum Positif
-Laporan Takwo Heriyanto
Senin, 19/09/2016, 08:37:40 WIB

Ketua DPC PDI-P Brebes, H. Indra Kusuma

PanturaNews (Brebes) - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, H. Indra Kusuma, S.Sos menyebutkan bahwa kabar mengenai Hj. Idza Priyanti SE dan Narjo SH, telah mengantongi surat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Brebes 2017 mendatang, ternyata belum positif.

“Sampai sekarang rekomendasi belum postitif,” kata H Indra Kusuma usai menggelar pertemuan tertutup di Kantor DPC PDI Perjuangan Brebes, Senin 19 September 2016.

Ditegaskan Indra, bahwa rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan belum tentu jatuh ke tangan Idza-Narjo. Menurut Indra, pengusungan Idza-Narjo oleh partainya sampai saat ini belum pasti.

Pernyataan tersebut berbeda dengan sebelumnya yang pernah disampaikan. Sebagaimana telah diberitakan, sebelumnya Indra saat dikonfirmasi membenarkan adanya kabar, Idza dan Narjo telah mendapatkan surat rekomendasi dari DPP sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada Brebes 15 Februari 2017 mendatang.

"Benar. Tapi aku belum dapat surat rekomendasinya. Yang dapat Narjo, silahkan tanya dia langsung," ujar Indra saat dihubungi melalui pesan singkatnya (SMS).

Indra mengaku, pihaknya maupun partainya tidak diberi tahu terkait surat rekomendasi tersebut. "Tidak. Ya itulah ajibnya. Kan yang menerima langsung Pak Narjo," ucapnya.

Hadir dalam pertemuan tertutup itu, selain jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, juga Hj Idza Priyanti dan Narjo.

Sementara, Idza Priyanti saat dikonfirmasi justru membenarkan, jika rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan jatuh ke tangannya. “Iya sudah turun ke saya,” ucap Idza.

Menurut Idza, secara resmi surat rekomendasi akan diserahkan kepada dia pada Selasa 20 September 2016 di Semarang, bersama calon dari daerah lain. Pihaknya berencana akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes, pada hari pertama pendaftaran yakni Rabu 21 September 2016.

“Ini sesuai instruksi dari DPP PDI Perjuangan, agar seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung PDI Perjuangan, diminta untuk mendaftar pada hari pertama KPU membuka pendaftatan. Makanya, kami rencana akan mendaftar pada hari pertama pendaftaran,” terangnya.