Selain Bupati, Pihak Panti Juga Beri Santunan
-Laporan Takwo Heriyanto
Kamis, 15/09/2016, 11:46:59 WIB

Bupati Brebes (kedua dari kiri) saat mengunjungi rumah duka korban tenggelam di Desa Manggis (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Selain Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj Idza Priyanti SE  menyantuni seluruh anak Panti Asuhan (PA) Muslimat KaumanBrebes, korban tenggelam setelah mencuci jeroan daging kurban di Sungai Pemali Brebes, juga datang dari berbagai pihak.

Terakhir, Bupati mengunjungi rumah duka almarhum Mustaqim dan Ubaidilah di Desa Manggis, Kecamatan Sirampog, Rabu 14 September 2016. Hal ini dilakukan sebagai ungkapan bela sungkawa kepada seluruh pihak keluarga korban. Satu persatu didatangi untuk mengungkap bela sungkawa.

Hal serupa dilakukan Pengurus Yayasan Panti Asuhan Muslimat. Mereka bersilaturahmi ke rumah duka, Rabu 14 September dan Kamis 15 September 2016.

“Kamimeminta maaf dan turut berbela sungkawa kepada seluruh keluarga korban, atas musibah yang menimpa anak-anak kami juga,” kata salah seorang pengurus panti, Lutfiah Budiwati.

Dalam kunjungannya, pengurus panti membagi tiga tim yakni tim satu dipimpin Lutfiah Budiwati ke rumah duka Alm Komaludin di Dukuh Bugel Pasarbatang. Tim dua dipimpin H Masyruti, ke rumah duka alm Sandy dan Andre di Siasem Wanasari. Tim tiga dipimpin Hidayat ke rumah alm Mustaqim dan Ubaidilah di Manggis, Sirampog.

“Intinya, kami menyampaikan belasungkawa dan menyerahkan santunan masing-masing Rp 4 juta, dan sembako serta menyerahkan titipan dari DPD PAN Brebes, Baznas Brebes dan para donatur,” ungkap Lutfiah.

Sementara Wakil Ketua IV Bidang Administrasi Baznas Kabupaten Brebes, H Abdul Haris SAg menambahkan, pihak Baznas memberikan santunan Rp 1 juta per orang kepada lima korban.

Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya 5 anak penghuni Panti Asuhan Muslimat Kauman Brebes. Musibah ini, harus menjadi keprihatinan bersama, karena mereka merupakan putra putri terbaik Brebes yang tengah menempuh pendidikan yang dititipkan di Panti Asuhan.

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada dengan tidak bermain-main di arena sungai yang deras, apalagi tidak bisa berenang. “Kepada panitia Kurban, saya harap agar tidak mencuci jeroan di sungai karena sangat membahayakan,” tegas Bupati.

Idza memberikan santunan kematian kepada keluarga kelima korban masing-masing Rp 1 juta rupiah, dan ditambah uang keperluan pemakaman.

“Karena anak-anak pantai sering mengisi pengajian di pendopo, pada hari ke-7, di pendopo juga akan kami adakan acara tahlilan dan doa bersama untuk 5 almarhum tersebut,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui 5 anak penghuni Panti Asuhan Putra Muslimat Kampung Kauman Kecamatan Brebes ini. Mereka meninggal hampir bersamaan ketika tenggelam usai mencuci jeroan kambing hewan kurban Idul Adha di sungai Pemali, Senin siang 12 September 2016 lalu.

Kelima korban tersebut adalah Sandi (13) Warga Siasem kecamatan Wanasari, RT 09/RW 01 dan Andre Bimantoro (14) warga Desa Pamungkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Mustain (17) dan Ubaidillah (16), keduanya warga Manggis RT 02/ RW 3 Kecamatan Sirampog.